Tim Gabungan Jaring Belasan Wisman dan Warga Pelanggar Prokes di Seminyak

Senin, 22 Maret 2021 : 09.48
Pelanggar yang tidak bisa membayar denda Administratif diberikan Surat Panggilan sebanyak 4 orang terdiri dari 3 WNA dan 1 WNI serta 5 orang di berikan teguran karena pemakaian masker tidak baik dan benar/ist

Badung - Operasi penegakan hukum protokol kesehatan dilakukan Tim Gabungan berhasil menjaring belasan pelanggar prokes di Seminyak, Kuta Badung Bali.

Mereka terjaring operasi tim gabungan yang melakukan razia dalam rangka menegakkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 10 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Operasi dihelat untuk Penegakan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 06 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Tim gabungan terdiri dari unsur Satpol PP Provinsi Bali, TNI, Polda Bali, Poltabes Denpasar, Imigrasi serta Satpol PP Kabupaten Badung melakukan penegakan pada Minggu (21/3/2021) malam di wilayah Seminyak, Kuta, Badung.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi menjaring sebanyak 12 orang pelanggar yang terdiri dari 9 Warga Negara Asing (WNA) dan 3 orang Warga Negara Indonesia (WNI).

Pelaksanaan implementasi dari Pergub Bali No. 10 Tahun 2021 serta SE Gubernur Bwli No. 06 Tahun 2021 sudah dijalankan dengan baik.

"Meski masih ada warga masyarakat yang membandel. Juga Warga Negara Asing yang seharusnya tunduk dan mengikuti aturan dimana mereka berada," tuturnya.

Secara umum pihaknya melihat seluruhnya sudah tertib, tetapi masih ada yang melakukan pelanggaran sehingga langsung dilakukan penindakan. Baik sanksi administrasi maupun teguran.

"Hasil penindakan malam itu yakni 2 orang WNA dikenai sanksi denda administrasi sebesar Rp. 1.000.000. Kemudian 1 orang WNI dikenai denda administrasi Rp. 100.000," sebutnya didampingi Kabid Trantib Satpol PP Provinsi Bali, I Komang Kusuma Edi.

Pelanggar yang tidak bisa membayar denda Administratif diberikan Surat Panggilan sebanyak 4 orang terdiri dari 3 WNA dan 1 WNI serta 5 orang di berikan teguran karena pemakaian masker tidak baik dan benar.

Pihaknyai berharap warga masyarakat bisa mematuhi peraturan pemerintah terkait dengan penanganan Covid-19 agar situasi bisa segera kembali pulih dan normal. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi