Presiden Jokowi Harapkan Vaksinasi dan Penerapan Prokes Bisa Percepat Pemulihan Pariwisata Bali

Rabu, 17 Maret 2021 : 09.11
Kepala Negara menyampaikan itu saat didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawatibmeninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Puri Agung Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar/ist

Gianyar - Presiden Joko Widodo menegaskan dengan program vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan secara ketat diharapkan bisa mempercepat pemulihan ekonomi khususnya sektor parwisata di Bali.

Kepala Negara menyampaikan itu saat didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawatibmeninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Puri Agung Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Anggara, Umanis, Wariga, Selasa (16/3/2021).

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi secara langsung menyaksikan seorang Seniman Tari Hanoman asal Banjar Ubud, Anak Agung Anom Putra mendapatkan suntikan Vaksin Sinovac yang diberikan oleh dr. Henyda Irasanti dari Puskesmas Ubud 1.

Usai mendapatkan vaksin, Anak Agung Anom Putra yang menggunakan pakian Hanoman, langsung menyatakan sehat dihadapan Presiden Jokowi dan Gubernur Bali.

Jokowi menyempatkan bertemu tokoh Lintas Agama di Provinsi Bali yang sedang berada di Ruang Observasi, dan secara virtual menyambangi Bupati/Walikota Se-Bali yang sedang memantau jalannya vaksinasi massal di daerahnya masing-masing.

Ada tiga hal penting isampaikan Presiden Jokowi dihadapan Bupati/Walikota Se-Bali secara virtual yakni pertama, bersyukur bahwa proses vaksin sudah dimulai secara bersamaan di Provinsi Bali dan seluruh Kabupaten/Kota.

Diharapkan dengan semakin banyaknya masyarakat yang di vaksinisasi akan terjadi kekebalan komunal (herd immunity), kemudian laju penyebaran Covid bisa kita hambat dan bisa kita kurangi serta kita hilangkan.

"Saya berterimakasih ke Pak Gubernur Wagub, dan Bupati/Walikota yang tidak kenal lelah, selalu mengingatkan kepada masyarakat, agar selalu menjaga Protokol Kesehatan secara ketat, sehingga laju penyebaran Covid bisa berkurang di Bali," ujar Jokowi.

Kedua, Presiden Jokowi menyatakan apabila penyebaran COVID-19 sudah landai, menurun dan menghilang, maka nanti Provinsi, Kabupaten/Kota maupun nanti dari Pusat akan kita mulai satu persatu pembukaan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata.

Ketiga, sampai saat ini masih dibutuhkan sejumlah tahapan untuk mencapai situasi normal, sehingga kita harapkan semuanya tetap masih pada posisi waspada.

"Saya berharap dengan program vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang sudah berlangsung, maka situasi segera normal dan pariwisata di Bali kembali pulih," tegasnya.

"Sedangkan pada setiap harinya, kami juga melakukan pelayanan vaksinasi di 40 pusat pelayanan kesehatan yang tersebar di Kota Denpasar, ada Puskesmas, Rumah Sakit Swasta, hingga Klinik yang melayani vaksinasi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi menegaskan bahwa pihaknya sedang berkonsentrasi di 3 zona hijau yang telah ditetapkan, yakni di Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. Kita harapkan ini menjadi kawasan hijau yang nantinya bisa kita buka penuh untuk turis, sehingga mereka merasa aman dan nyaman tinggal di Bali.

"Kebangkitan sektor pariwisata di Provinsi Bali akan dimulai dan akan kita evaluasi setiap minggu bagaimana perkembangan yang ada di kawasan-kawasan ini (Ubud, Sanur, Nusa Dua, red) dan Bali pada umumnya. Kita berharap proses vaksinasi ini akan terus sampai mencapai target," tutupnya

Pada kunjungan kerja perdanannya di Tahun 2021 ke Provinsi Bali, Presiden Jokowi beserta rombongan juga berkesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelaku industri pariwisata yang dilaksanakan di Hotel Haris, Sunset Road, Denpasar.

Seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Hotel Haris, Presiden Jokowi beserta rombongan langsung bertolak kembali ke Jakarta.

Dalam kunjungan, Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, dan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi