Pertama Dibuka Bagi Pariwisata Dunia, Bali Harus Pastikan Penerapan Prokes

Sabtu, 13 Maret 2021 : 14.47
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin saat didampingi Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur (Wagub) Tjokorde Oka Artha Ardhana Sukawati meninjau kesiapan lokasi vaksinasi di wilayah Ubud, Gianyar yang sesuai rencana bakal dikunjungi dan dipantau Presiden RI Joko Widodo/ist

Gianyar - Bali menjadi provinsi pertama yang akan dibuka parwisata untuk wisatawan asing karenanya harus dipastikan semua protokol kesehatan dijalankan.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin saat didampingi Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur (Wagub) Tjokorde Oka Artha Ardhana Sukawati meninjau kesiapan lokasi vaksinasi di wilayah Ubud, Gianyar yang sesuai rencana bakal dikunjungi dan dipantau Presiden RI Joko Widodo, Selasa, 16 Maret 2021.

Lokasi pertama yang menjadi pantauan Menkes adalah Puskesmas 1 Ubud, kemudian kantor Kelurahan Ubud dan Puri Ubud, Gianyar, Jumat (12/3/2021).

Vaksinasi akan dipusatkan di Puri Ubud dengan 50 skrining. Setelah meninjau Puri Ubud, rombongan melanjutkan peninjauan ke Maxone, sebelum kembali bertolak ke Jakarta.

Dengan digencarkannya vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat, diharapkan segera mampu memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya Bali.

Terlebih, sebagian besar masyarakat Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata. Akibat adanya pandemi ini, sontak perekonomian Bali seperti mati suri.

"Mari kita dukung vaksinasi agar tercapai masyarakat yang sehat dan ekonomi bangkit," ajak Menkes Budi.

Budi menyampaikan Indonesia dan Bali khususnya tengah bersiap membuka pariwisata di tahun 2022. Ubud dan dua lokasi lainnya di Bali akan menjadi pilot project untuk dikunjungi wisatawan mancanegara.

"Ini baru akan dibuka, karena ekonomi Bali akan mati jika pariwisata tidak dibuka," ungkapnya. Kendati demikian, karena pertimbangan pandemi Covid-19, pariwisata Bali tidak bisa dibuka dengan cepat.

"Saya mengerti, masyarakat dan pelaku pariwisata berharap Bali segera dibuka dengan cepat untuk wisata mancanegara, namun kita harus mempertimbangkan situasi pandemi ini," terangnya disela kunjungan.

Untuk mendapatkan kepercayaan dari dunia Internasional maka Bali wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 dengan baik. Terlebih Bali akan dibuka pertama untuk pariwisata dunia. "Maka dari itu segala halnya harus dipersiapkan secara matang," imbuhnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi