Pelaksanaan PPKM Mikro Ketiga di Bali, Kesadaran Masyarakat Meningkat

Jumat, 19 Maret 2021 : 20.25
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Darmadi/Ahmad Rizki Aulia

Denpasar – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Darmadi menyampaikan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang ketiga ini, masyarakat telah menyadari pentingnya penerapan protokol kesehatan di setiap kegiatan mereka.

Ia mengatakan hal itu saat jumpa pers, di Denpasar, Jumat (19/3/2021).

“Ini sesuatu yang membanggakan, Bali dan Jogja menjadi Pilot Project dalam rangka rencana pusat untuk membuka pariwisata internasional. Sudah tentu konsekuensinya adalah masyarakat Bali, mau tidak mau, suka tidak suka harus patuh protokol kesehatan dalam melaksanakan setiap kegiatannya, jangan menunggu sampai didenda,” ujarnya.

Ia menambahkan, karena denda, syarat administrasi itu tidak bagian pada tujuan sebenarnya.Hanya memberikan efek jera kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Kalau mau ekonomi kita tumbuh kembali normal, tentu konsekuensinya juga masyarakat harus patuh tanpa dipaksa, tanpa harus didenda,” sambungnya.

Pihaknya tidak berdiri sendiri, melainkan bersama-sama, TNI Polri dan komponen masyarakat seperti bidang pariwisata.

"Juga, tokoh-tokoh masyarakat, termasuk desa adat diantaranya berperan secara aktif, memantau dan melaksanakan penegakkan hukum,” tutupnya. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi