Komunitas Peduli Sampah Kabupaten Probolinggo Dalami Inovasi TOSS Klungkung

Minggu, 07 Maret 2021 : 16.14
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Pemkab Klungkung I Ketut Suadnyana menerima Kunjungan dari rombongan Komunitas Peduli Sampah Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, yang dipimpin Ahmad Zaini bertempat di TOSS Center Karangdadi, Kusamba/ist

Semarapura - Komunitas Peduli Sampah Kabupaten Probolinggo mendalami inovasi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Kabupaten Klungkung Bali yang sudah memperoleh Penghargaan TOP 40 nasional.

Pemerintah luar daerah maupun komunitas di bidang sampah untuk belajar tentang cara pengolahan sampah di kabupaten berjuluk Bumi Serombotan.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Pemkab Klungkung I Ketut Suadnyana menerima Kunjungan dari rombongan Komunitas Peduli Sampah Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, yang dipimpin Ahmad Zaini bertempat di TOSS Center Karangdadi, Kusamba, pada Minggu (7/3/2021).

Turut mendampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klungkung I Made Jati Laksana dan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Klungkung Anak Agung Gede Lesmana.

Suwirta menyampaikan, bangunan TOSS Center ini merupakan komitmen dirinya bersama Pemkab Klungkung dalam menangani permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Klungkung.

"Tempat ini menjadi pusat pengolahan sampah di Perkotaan, dimana sampah sebelum masuk ke TOSS Center sudah mengalami proses pemilahan dengan metode pemilahan sampah dari hulu," ungkapnya.

TOSS Center akan terintegrasi dengan Pusat Pembibitan dan tempat pelatihan baik itu di bidang pertanian maupun di bidang pengolahan sampah.

Hasil pengolahan sampah TOSS Center ini yang berupa pelet dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif yang dapat menghasilkan energy listrik.

Selain menjadi energi listrik, penanganan terhadap sampah anorganik seperti sampah berbahan plastik untuk di Kabupaten Klungkung sudah bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI), sedangkan untuk pengolahan sampah organik dapat diolah dengan metode pencacah menjadi produk Kompos Ozaki, dan kompos Curah.

Bupati Suwirta berharap dengan adanya kunjungan ini dapat memberikan masukan bagi Inovasi TOSS agar dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Pimpinan Rombongan Ahmad Zaini menyatakan tujuannya datang ke TOSS Center adalah terkait keinginannya untuk melakukan pembelajaran mengenai pengolahan sampah.

Usai mendengar pemaparan Bupati Suwirta, Zaini mengungkapkan keinginannya untuk melakukan Amati Tiru Modifikasi (ATM) dan mengharapkan agar hasil ATM yang dilakukan dapat berguna bagi penanganan sampah di Kabupaten Probolinggo dan di Kecamatan Paiton. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi