AMSI Ingin Membagun Industri Media Sehat dan Berkelanjutan

Minggu, 14 Maret 2021 : 08.15
Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMSI Pusat, Wahyu Dhyatmika menegaskan itu saat melantik pengurus AMSI Wilayah Sulawesi Utara secara virtual /ist

Manado – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) ingin membangun industri media yang sehat dan berkelanjutan melalui penguatan ekosistem digital di tingkat lokal.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMSI Pusat, Wahyu Dhyatmika menegaskan itu saat melantik pengurus AMSI Wilayah Sulawesi Utara secara virtual, Sabtu (13/3/2021).

Da mengingatkan AMSI Wilayah Sulut agar merumuskan program ke depan, yakni keberlangsungan media (media sustainability) di tengah wabah Covid-19.

“Kita tahu media siber sekarang menghadapi tantangan yang tidak mudah, karena secara bisnis terpukul oleh pandemi. Media kini tengah berupaya memperpanjang nafas untuk bertahan sembari berharap bencana ini segera berlalu, dan ekonomi kembali pulih,” ujarnya

Kemudian terciptanya industri pers yang sehat dan industri digital yang fair. Kemudian menyehatan dunia digital dari sampah hoaks yang beredar, dan menyuguhkan informasi yang terverifikasi kepada khayalak ramai.

Kata Komang, sapaannya, industri media siber di Indonesia memerlukan literasi bagi para pengelola media, pelaku bisnis, serta publik, di tengah maraknya penyedia konten.

"Selain itu, diperlukan regulasi yang menjadi aturan main di satu sisi, tetapi tidak menghambat perkembangan industri media siber di sisi yang lain,” tegas Pemimpin Redaksi Majalah Tempo ini.

Setelah AMSI resmi menjadi konstituen Dewan Pers, tentu memerlukan pembenahan dan penguatan organisasi, serta membantu pengurus wilayah membangun ekosistem industri digital di tingkat lokal, demi terciptanya industri media yang sehat dan berkelanjutan.

“Hal-hal itulah perlu dilakukan AMSI Wilayah Sulut dalam melanjutkan program penguatan organisasi dan bersumbangsih bagi pembenahan ekosistem media dan digital Indonesia,” tegasnya.

AMSI Sulut langsung menyiapkan sejumlah program baik jangka pendek maupun jangka panjang tiga tahun ke depan. Bidang organisasi diantaranya penguatan internal organisasi, berupa penyiapan berbagai syarat pendaftaran administrasi ke Dewan Pers.

Lalu penguatan media khususnya bisnis dan data base (portofolio media anggota AMSI Sulut) serta uji kompetensi bagi jurnalis anggota AMSI Sulut.

Sedangkan Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan di antaranya mendorong pengelolaan media yang profesional berbasis digital sesuai dengan perkembangan teknologi.

Mendorong terbentuknya desk litbang sebagai inkubator inovasi pengelolaan media siber. Mendorong pengembangan revenue media anggota AMSI Sulut dengan pengembangan konten.

Bidang Usaha dan Dana telah merumuskan program berupa rencana pendirian koperasi, memanfaatkan Sekretariat AMSI Sulut, pelatihan eksternal (pemerintah dan swasta) yang bisa memberikan pemasukan ke organisasi dan lain-lain.

“Diharapkan lewat program ini bertujuan untuk saling menguatkan sesama anggota AMSI Sulut, sama-sama maju dan berkembang,” ujar Ketua AMSI Sulut Agustinus Hari, ditemui di lokasi Rakerwil De Corlano Manado.

Tugas lain pengurus adalah segera membangun sekretariat AMSI Sulut yang permanen, setelah sebelumnya beberapa waktu lalu telah membeli sebidang tanah.

“Dalam waktu dekat ini sekretariat akan disegera dibangun, kemudian menyiapkan staf membantu pengurus,” imbuh Sekretaris Supardi Bado. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi