Rangkul IPB, Sekolah Alam Planet Nufo Rembang Integrasikan Pendidikan Pertanian dan Peternakan

Minggu, 14 Februari 2021 : 17.35
Dr. Sofyan Sjaf, Wakil Kepala LPPM IPB dan S beserta rombongan, berkunjung ke Planet Nufo di Desa Mlagen, Pamotan diterima pengasuh Sekolah Alam Planet Nufo, Dr. Mohammad Nasih(kiri)/ist

Rembang - Sekolah Alam Planet Nufo, Mlagen Rembang Jawa Tengah terus mencari inovasi untuk mengintegrasikan sistem pendidikan dengan pertanian dan peternakan salah satunya menggandeng kampus kenamaan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Planet Nufo menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan LPPM Institut Pertanian Bogor (IPB) University. Terkait rencana kolaborasi itu, Dr. Sofyan Sjaf, Wakil Kepala LPPM IPB dan S beserta rombongan, berkunjung ke Planet Nufo di Desa Mlagen Kecamatan Pamotan.

Mereka ingin melihat langsung kondisi lapangan dan melakukan pengamatan langsung baik alam dan suasana santri di ponpes.

Dr. Sofyan Sjaf mengatakan kepada seluruh warga Sekolah Alam Planet Nufo soal pentingnya menjaga ketahanan pangan, karena inilah faktor keberlangsungan manusia," ujarnya.

Dia menegaskan, kunci kesejahteraan umat dan bangsa adalah ketika mampu melakukan swasembada pangan. "Tanah menjadi warisan yang sangat berharga bagi kelangsungan hidup manusia,” ucap Sofyan.

Selain memberikan motivasi, Sofyan juga memberikan apresiasi kepada Sekolah Alam Planet Nufo yang sudah mampu melakukan swasembada pangan hingga pengembangan beberapa hewan ternak kambing dan sapi dari pembibitan hingga siap potong.

“Kalau di setiap desa di Indonesia ada seperti Planet Nufo ini, maka Indonesia akan benar-benar menjadi negara sejahtera,” Sofyan menegaskan.

Disampaikan, bentuk kolaborasi untuk merealisasikan program integrasi antara sistem pendidikan dengan pertanian dan peternakan adalah akan ada beberapa mahasiswa IPB datang ke Planet Nufo setiap semester untuk melaksanakan mata kuliah lapangan dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

IPB akan mengirim beberapa mahasiswa terbaik pada setiap semester untuk melaksanakan mata kuliah lapangan dan KKN di Planet Nufo. "Juga, untuk mengamalkan disiplin ilmunya, mereka juga dapat belajar ilmu agama di Planet Nufo,” Sofyan menambahkan.

Pengasuh Sekolah Alam Planet Nufo, Dr. Mohammad Nasih menegaskan pihaknya akan menyediakan lahan dan infrastruktur untuk merealisasikan program integrasi sistem pendidikan dengan pertanian dan peternakan.

"Kami akan memberikan fasilitas lahan dan infrastruktur untuk mahasiswa IPB yang hendak melaksanakan mata kuliah lapangan dan KKN( kuliah kerja nyata), tidak lain untuk merealisasikan visi keumatan dan kebangsaan,” tegas alumnus IAIN Walisongo Semarang ini. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi