Petugas Tertibkan Masyarakat yang Buang Sampah Sembarangan di Denpasar

Senin, 15 Februari 2021 : 07.23
Sebagai upaya untuk menciptakan Denpasar yang bersih dan asri, Tim Desa/Kelurahan di Kota Denpasar secara rutin melaksanakan pemantauan lingkungan/ist.

Denpasar - Petugas terus menertibkan masyarakat di Kota Denpasar yang membuang sampah sembarangan baik tidak sesuain jadwal waktu maupun tidak di tempat atau lokasi yang disediakan.

Sebagai upaya untuk menciptakan Denpasar yang bersih dan asri, Tim Desa/Kelurahan di Kota Denpasar secara rutin melaksanakan pemantauan lingkungan.

Pada Jumat (12/2), Tim Kelurahan Padangsambian bersama DLHK Kota Dwnpasar mengamankan 2 orang yang kedapatan membuang sampah sembarangan dan diluar jadwal pembuangan di Kawasan Lapangan Kompyang Sujana, Kelurahan Padangsambian.

Yang bersangkutan diserahkan kepada penyidik PPNS DLHK Kota Denpasar untuk selanjutnya dilaksanakan penindakan dan ditipiringkan.

Plt. Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Wirabawa Putra yang didampingi Kabid Kebersihan Adi Wiguna menjelaskan , perihal waktu pembuangan sampah di masing-masing TPS sudah diatur sesuai Perda.

Namun demikian, masyarakat masih saja melanggar pembuangan di luar jam operasional. Karenanya, tak jarang dilaksanakan penertiban bagi masyarakat yang membandel.

Selain itu masih banyak masyarakat yang membuang sampah bukan pada tempatnya alias sembarangan. Hal ini tentu sangat merugikan lantaran membuat suatu wilayah terlihat kumuh.

"Jadi untuk mendisiplinkan masyarakat kami DLHK bekerjasama dengan Perbekel/Lurah untuk melaksanakan sidak lingkungan," jelasnya dihubungi wartawan Minggu (14/2/2021).

Putra mengajak masyarakat mengikuti swakelola sampah. Hal ini tertuang dalam Perwalu Nomor 76 Tahun 2019 tentang swakelola sampah yang wajib diikuti masyarakat sebagai bentuk penanganan sampah dari huluyang dilaksanakan masing-masing Desa/Kelurahan.

Gustra berpesan agar masyarakat mlakukan pengurangan sampah dengan pemilahan sampah organik dan sampah an organik, sehingga dapat memudahkan untuk melakukan pengolahan di TPS setempat.

Membuang sampah sembarangan merupakan bentuk pelanggaran Perda No 1 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Hal tersebut melanggar pasal 12 ayat 2. Sehingga yang bersangkutan dikenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

"Kami mengajak masyarakat untuk ikut andil menjaga kebersihan Kota Denpasar, yang terpenting tidak membuang sampah sembarangan dan mencemari lingkungan serta senantiasa mentaati aturan yang berlaku," tutupnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi