KKP : Sistem Budikdamber Sarana Pemberdayaan Ketahanan Gizi Masyarakat

Minggu, 21 Februari 2021 : 19.27

Jakarta – Penerapan teknologi Budidaya Ikan dalam Ember atau yang biasa disebut Budikdamber dapat menjadi salah satu jawaban untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga (21/2/2021).

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin bekerjasama dengan Wanita Muslimat Nahdlatul Ulama Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan berhasil melakukan panen dari hasil Budikdamber dengan total panen sebanyak 135 kg ikan lele dan 43,75 kg sayuran kangkung dari total 35 ember produksi.

Selain memenuhi kebutuhan akan protein hewani yang didapatkan dari ikan, teknik budidaya yang mengadopsi sistem akuaponik ini juga menghasilkan sayuran untuk dikonsumsi.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menyambut baik bentuk kerjasama yang dilakukan dengan berbagai elemen masyarakat guna memacu produktifitas masyarakat terutama di masa pemulihan ekonomi seperti sekarang.

“Teknologi budidaya seperti Budikdamber sangat cocok untuk diadopsi oleh masyarakat, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduk karena tidak memerlukan lahan yang luas dan bisa dilakukan di lahan seperti pekarangan rumah," ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa keunggulan lain dari Budikdamber ini adalah bahan pembuatan yang sederhana membuat sistem ini mudah untuk diterapkan di berbagai lokasi di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu melalui program bantuan sarana prasarana produksi budidaya, pada akhir tahun 2020 KKP telah menyalurkan 665 paket bantuan sarana dan prasarana Budidkdamber senilai 6,45 miliar kepada pembudidaya di seluruh Indonesia.

“Teknologi yang sederhana ini juga dapat menjadi bahan pembelajaran bagi anggota keluarga maupun anggota kelompok masyarakat yang mengimplementasikan kegiatan Budidkdamber ini," sambungnya.

Karena sistemnya yang sederhana, Budikdamber dapat diimplementasikan oleh siapa saja mulai dari ibu rumah tangga hingga anak – anak remaja.

"Hal ini menjadikan Budikdamber kegiatan yang cukup strategis untuk dapat mencetak calon wirausaha di masa mendatang,” tuturnya.

Ia juga menilai bahwa apabila diseriusi, Budikdamber ini juga memiliki peluang bisnis dan ekonomi yang menguntungkan untuk masyarakat.

“Ke depan, Budikdamber dapat menjadi salah satu elemen membangun perikanan budidaya nasional” tutupnya. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi