Gubernur Koster Dinobatkan Sebagai Dewan Penasehat Utama PPS Kertha Wisesa

Sabtu, 20 Februari 2021 : 20.02

Badung – Gubernur Bali, Wayan Koster dinobatkan sebagai Dewan Penasehat Utama Perguruan Pencak Silat (PSS) Kertha Wisesa Wilayah Bali pada, Jumat, Sukra Umanis Ukir (19/2/2021).

Penobatan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perguruan Pencak Silat (PPS) Kertha Wisesa, I Ketut Widiana Karya tepat pada Pujawali di Padepokan PPS Kertha Wisesa yang berlokasi di Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Sebelum upacara penobatan diberikan kepada Gubernur Koster dalam kesempatan itu Ketua DPP PPS Kertha Wisesa, I Ketut Widiana Karya bersama jajaran Dewan Pengurus, Dewan Guru, Dewan Pelatih, Dewan Pendekar, Dewan Wasit dan Para Atlet menyampaikan pernyataan sikap dihadapan orang nomor satu di Pemprov Bali tersebut.

Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati telah merancang dan melaksanakan program pemerintahan yang pro rakyat melalui visi dan misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Program tersebut sangat relevan dengan pemberdayaan di semua sektor, lebih – lebih di sektor pemajuan Desa Adat dan Budaya Bali termasuk Olahraga Seni Bela Diri Pencak Silat.

"Berkenan dengan hal tersebut, kami menyatakan sikap menginstruksikan kepada semua jajaran PPS Kertha Wisesa untuk mendukung, mengawal serta mensukseskan program – program Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster,” ujar Ketut Widiana di Padepokan PPS Kertha Wisesa.

Dalam kesempatan tersebut Koster mengucapkan terimakasih atas dinobatkannya sebagai Dewan Penasehat Utama PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali. Menurutnya, penobatan ini merupakan bentuk kehormatan, sekaligus kesempatan untuk berinteraksi di dalam perguruan ini.

“Saya mengetahui di Bali memiliki banyak kekayaan tradisi dengan kearifan lokalnya, yang diantaranya bentuk ekspresinya berupa olahraga bela diri pencak silat, dan ini menjadi salah satu potensi utama di Bali. Untuk itu, saya mendukung keberadaan pencak silat ini,” jelasnya.

Ia menyatakan bahwa dirinya sudah bicara dengan KONI Bali untuk mengembangkan olahraga yang berpotensi meraih medali emas, perak, dan perunggu di tingkat naisonal.

“Saya kira pencak silat ini adalah unggulan yang bisa sebagai olahraga membanggakan di Provinsi Bali,” tuturnya.

Ia juga sudah memanggil Badan Pengelola Aset Pemprov Bali agar lahan Pemprov Bali yang berlokasi di Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung ini bisa dimanfaatkan oleh Padepokan DPP PPS Kertha Wisesa yang luasnya dari 10 are menjadi 20 are.

Sehingga dengan hadirnya sebagai Dewan Penasehat Utama PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali, Wayan Koster mengaku harus lebih aktif lagi mengikuti perkembangan dan melakukan pembinaan untuk memajukan perguruan ini.

“Jadi saya bersedia sebaga Dewan Penasehat DPP PPS Kertha Wisesa. Maju terus, tidak boleh mundur,” tutupnya. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi