Gubernur Koster Apresiasi Gerakan Vaksinasi Nasional

Minggu, 28 Februari 2021 : 21.55

Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi program vaksinasi nasional yang serentak dilaksanakan seluruh Indonesia pada hari ini, Minggu (28/2/2021).

Gerakan ini sebagai upaya pemulihan kesehatan sekaligus merupakan tahapan pemulihan perekonomian Bali khususnya sektor pariwisata.

Hal tersebut disampaikan saat ia mendampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi drive thru di kawasan BNDCC Nusa Dua-Badung, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, pemulihan pariwisata merupakan target yang ingin diberikan kesempatan pertama kali.

"Saya bersama sejumlah Menteri terkait sudah merumuskan zona hijau yang nantinya akan boleh dikunjungi oleh wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara," ujarnya.

Ia mengajak, untuk dukung dan sukseskan program nasional yang diarahkan bagi pariwisata dalam rangka percepatan pemulihan kondisi perekonomian Bali.

"Tidak perlu takut untuk divaksin, karena apabila kita bisa melakukan dengan cepat, maka pemulihan pariwisata juga akan lebih cepat," sambungnya.

Sedangkan Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pelaku sektor pariwisata menjadi prioritas utama yang diperhitungkan sebagai penerima vaksinasi di masa pandemi Covid-19 ini.

Mengingat pariwisata merupakan tumpuan perekonomian masyarakat Bali dalam kehidupan sehari-harinya.

Ia mengatakan, bahwa kegiatan ini sendiri menyasar 5 ribu pelaku pariwisata di Bali, termasuk kaum lansia, graber, baik itu pengemudi dan pengantar makanan.

"Layanan vaksinasi drive thru yang dipusatkan di kawasan BNDCC Nusa Dua merupakan layanan vakainasi pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara," ujarnya.

Ia menjelaskan, layanan vaksinasi drive thru merupakan sinergitas Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata Provinsi Bali dengan Grab dan Good Doctor di bawah pengawasan Kementrian Kesehatan RI.

Ia menambahkan, sasaran vaksinasi yang dilaksanakan selama lima hari ini adalah sebanyak 5 ribu orang, dengan jenis vaksin Sinovac, karena vaksin ini adalah suplai yang datangnya paling awal.

Dalam melaksanakan vaksinasi sebagai upaya pemulihan pariwisata di tengah masa pandemi, pihaknya mengajak agar masyarakat turut mendukung pelaksanaan gerakan vaksinaai gotong-royong ini dan jangan takut untuk divaksin.

Indonesia menggunakan empat jenis vaksinasi, yakni Sinovac, Astra Zeneca, Pfizer Inc and Biontech dan Novavax.

"Kita di Indonesia menggunakan empat jenis vaksin, karena dunia yang mengalami pandemi Covid-19 ini saling berebut untuk mendapat vaksin," tutupnya. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi