Ciptakan Kerumunan, Satgas Covid-19 Bubarkan Pengunjung Kafe di Denpasar

Minggu, 28 Februari 2021 : 13.33
Satgas Covid-19 Kecamatan Denpasar Utara bersama Polri dan Polsek Denpasar Barat melakukan penertiban dan sosialisasi protokol kesehatan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro kepada pelaku usaha Sabtu (27/2/2021) malam/ist.

Denpasar - Petugas gabungan Satgas Covid-19 membubarkan pengunjung sebuah kafe di Jalan Gatot Subroto, Denpasar karena diduga melanggar protokol kesehatan.

Satgas Covid-19 Kecamatan Denpasar Utara bersama Polri dan Polsek Denpasar Barat melakukan penertiban dan sosialisasi protokol kesehatan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro kepada pelaku usaha Sabtu (27/2/2021) malam.

Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra membenarkan, pihaknya membubarkan pengunjung di salah satu kafe daerah Gatot Subroto. Pasalnya, tempat usaha tersebut menerima pelanggan lebih dari 50% atau lebih dari fasilitas yang telah ditentukan, sehingga terjadi kerumunan.

Tidak hanya itu, jam operasionalnya lewat dari waktu yang ditetapkan yakni pukul 21.00 wita. Selain itu pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Untuk mencegah penularan covid-19, maka dalam kegiatan itu kami langsung membubarkan pengunjung yang ada disana," jelas Lodra saat dihubungi Minggu (28/2/2021).

Tindakan tegas dilakukan untuk menekan terjadinya penularan covid-19. Mengingat kasus covid 19 di Kota Denpasar masih tinggi.

Dengan pelanggaran itu, pihaknya memberikan peringatan keras dan sanksi pembinaan kepada pemilik usaha kafe. Jika dikemudian hari kembali melanggar, akan diserahkan ke Satpol PP Kota Denpasar untuk ditindak lebih lanjut.

Pihaknya memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar menerapkan prokes, mentaati protokol kesehatan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan.

"Dengan cara itu kami harapkan penularan covid 19 dapat terkendali," dalihnya.

Lodra mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Pelaku usaha agar mematuhi jam operasional yang telah diterapkan yakni sampai pukul 21.00 wita.

Dijelaskan, usaha rumah makan, restoran, warung dan sejenisnya masih diizinkan melayani sesuai jam operasional usaha tetapi dengan pelayanan pesan antar atau take away.

Terpenting, tempat usahanya menerapkan protokol kasehatan. Supaya tidak ada penambahan kasus Covid-19. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi