Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, KKP Dorong Budidaya Laut di Bali

Rabu, 17 Februari 2021 : 23.02
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto saat menyerahkan bantuan 3 ribu benih abalon dari Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIUUK) Karangasem/KKP

Denpasar - Karena banyak potensi budidaya laut yang belum dimanfaatkan maka Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) akan terus mengoptimalkan budidaya laut.

"Budidaya laut sebagai prioritas kebijakan pembangunan perikanan budidaya nasional ke depan mengingat besarnya potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal sampai dengan saat ini”, ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto saat menyerahkan bantuan 3 ribu benih abalon dari Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIUUK) Karangasem dan 5 ribu benih kerapu cantang dari BPBAP Situbondo yang secara simbolis diberikan kepada pembudidaya di Serangan Denpasar Bali (15/2/2021).

Kedatangannya ke Serangan Denpasar selain menyerahkan program bantuan, meninjau budidaya koral yang dikelola Kelompok Pembudidaya Karang Hias Nusantara (KPKHN).

"Disini, kami melihat langsung, hasilnya cukup bagus yaitu dengan mengambil indukan karang, kemudian indukan karang tersebut dibudidayakan, dan nanti indukan tersebut akan dikembalikan ke alam, dan seterusnya seperti itu," ucapnya.

Ditambahkan, yang kedua meninjau budidaya ikan kerapu, luar biasa hasilnya artinya di daerah Serangan ini bisa diintegrasikan budidaya karang, budidaya kerapu dan tempat wisata dan juga mangrovenya.

“Kami melihat di sini potensinya sangat luar biasa dan sudah dikelola dengan baik budidayanya seperti untuk ikan kerapunya. Hasilnya juga sangat bagus," jelasnya.

Ia mengakatakn, KKP telah mengembangkan budidaya laut dengan menggunakan keramba jaring apung dengan komoditas yang sangat berpotensi untuk dikembangkan sesuai dengan kondisi di setiap wilayah.

Contoh budidaya laut yang dapat dikembangkan antara lain ikan kerapu dan abalon. Komoditas budidaya ikan laut tersebut merupakan komoditas ekspor dan banyak diminati oleh pasar luar negeri yang masih sangat terbuka lebar.

“Disini kami melihat potensi perikanan budidaya lautnya sangat luar biasa. Untuk itu, ke depan akan kita optimalkan agar dapat memberikan banyak manfaat.

Karena, ikan laut secara ekonomi sangat tinggi nilainya, dan pangsa pasarnya pun luas. Oleh karenanya, budidaya ikan laut jadi prioritas ke depan,” tuturnya.

Budidaya laut pun memiliki peran yang sangat strategis di tengah masyarakat diantaranya yaitu sebagai penyedia lapangan pekerjaan, peningkat kesejahteraan, penjaga ketahanan pangan serta peluang pasar cukup besar baik di pasar lokal maupun sebagai elemen peningkatan nilai ekspor di tengah pandemi ini.

“Kami berharap usaha budidaya laut yang dilakukan dapat berkelanjutan bukan hanya dari aspek lingkungan, namun juga dapat berkelanjutan dan mandiri pada usahanya," tutupnya. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi