BPJS Kesehatan Fokus Terapkan Inovasi Teknologi Mempercepat dan Memudahkan Layanan

Senin, 22 Februari 2021 : 18.32
Pelantikan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan di Istana Negara/Biro Pers Setpres

Jakarta - Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti ingin berfokus dalam meningkatkan kualitas layanan di antaranya dengan penerapan inovasi teknologi yang lebih memudahkan dan mempercepat.

"Kami ingin meningkatkan dan fokus kepada kualitas layanan sehingga kualitas akan meningkat. Keseluruhan dari customer journey akan kita tingkatkan dengan inovasi teknologi sehingga antrean tidak lagi sekitar enam jam, tetapi bisa lebih cepat," tuturnya di Istana Negara, Jakarta, selepas prosesi pelantikan Senin, (22/2/2021).

Ali juga ingin melakukan peningkatan kepesertaan terhadap BPJS Kesehatan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dari seluruh pihak berkepentingan agar bersama-sama dapat mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional yang lebih baik di masa mendatang.

Tantangan di sektor kesehatan nasional ke depannya akan semakin kompleks.

Tak hanya berkutat pada permasalahan pandemi, tapi juga persoalan kesehatan mendasar lainnya yang perlu diakui masih menjadi tugas besar banyak pihak.

Sementara itu, Achmad Yurianto yang baru saja dilantik sebagai Ketua Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan oleh Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja lebih keras untuk menghadapi tantangan tersebut.

Tugas berat harus segera dijalankan karena BPJS Kesehatan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk membangun sistem kesehatan dan kesehatan secara nasional.

"Tentunya dengan bekerja lebih keras lagi karena tantangan kita hadapi ke depan tidak semakin ringan, tetapi semakin kompleks," ujar pria yang akrab disapa Yuri ini di Istana Negara, Jakarta, selepas prosesi pelantikan Senin, 22 Februari 2021.

Yuri memohon doa restu dari seluruh masyarakat dan menyatakan, pihaknya akan terbuka untuk tiap masukan agar pekerjaan pihaknya ke depan dapat menjadi lebih baik.

Sebelumnya, para anggota Dewan Pengawas sekaligus Direksi BPJS Kesehatan telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 37/P Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Masa Jabatan Tahun 2021-2026.

Dewan Pengawas beserta Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan tahun 2021-2026. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 22 Februari 2021.

Nama-nama yang tergabung dalam Dewan Pengawas BPJS Kesehatan yang dilantik oleh Presiden berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 37/P Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Masa Jabatan Tahun 2021-2026 tersebut ialah:

Achmad Yurianto (Ketua, unsur pemerintah), Regina Maria Wiwieng Handayani (anggota, unsur pemerintah), Indra Yana (anggota, unsur pekerja), Siruaya Utamawan (anggota, unsur pekerja), Iftida Yasar (anggota, unsur pemberi pekerja), Inda Deryanne Hasman (anggota, unsur pemberi pekerja);. Ibnu Naser Arrohimi (anggota, unsur tokoh masyarakat).

Nama-nama yang tergabung dalam Direksi BPJS Kesehatan untuk masa jabatan tahun 2021-2026 yang dilantik berdasarkan dasar hukum yang sama ialah:

Ali Ghufron Mukti (Direktur Utama), Andi Afdal (Direktur), Arief Witjaksono Juwono Putro (Direktur), David Bangun (Direktur); Edwin Aristiawan (Direktur), Lily Kresnowati (Direktur),. Mahlil Ruby (Direktur); dan Mundiharno (Direktur).(rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi