Akademisi Apresiasi Penanganan Kemiskinan dan Pengolahan Sampah di Klungkung

Rabu, 24 Februari 2021 : 06.41
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta/ist

Semarapura - Kalangan akademisi memberikan apresiasi atas berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan Kabupaten Klungkung dalam menangani masalah pengentasan kemiskinan hingga pengolahan sampah.

Hal itu terungkap saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjadi narasumber dalam acara Talk with Alvin dengan tema acara Daya Kompetitif Dinamis Daerah dan Era Globalisasi melalui Aplikasi Video Conference bertempat di ruang kerja, Selasa (23/2/2021).

Talk with Alvin merupakan Program Tayang Live di TV Desa Indonesia, dimana program TV ini mengundang para narasumber yang mumpuni di bidangnya dan peduli akan kemajuan bangsa.

Tujuan Program Acara TV ini antara lain, membuka wawasan masyarakat dan mencerdaskan bangsa melalui warisan visual serta membangun negeri dari Desa. Para Narasumber akan saling berbagi ilmu dan pengalaman dalam program TV tersebut.

Talk with Alvin dibawakan oleh Arvin Miracelova.

Selain Bupati Suwirta, terdapat narasumber dari kalangan akademisi yakni, Rektor President University, Professor Jony Oktavian Haryanto dan Rektor Universitas Lambung Mangkurat Profesor Dr. H Sutarto Hadi, M.Si, M, Sc. dan Peneliti Ahli Utama di Pusat Penelitian Ekonomi - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Dr. Maxensius Tri Sambodo Ph.D.

Bupati menyampaikan, Kabupaten Klungkung terdapat Inovasi pengolah sampah, yang diberi nama Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang selain digunakan mengolah sampah hasil dari TOSS juga dapat digunakan sebagai bahan pupuk bagi tanaman dan pembangkit listrik.

Terkait penanganan Kemiskinan, Bupati Suwirta menyampaikan bahwa dengan rumah inovasi yang bernama Gema Santi yang berarti Suara Kedamaian.

Dalam Gema Santi tersebut terdapat beberapa Inovasi diantara Memberangkatkan anak KK Miskin untuk bekerja di Kapal Pesiar, Yowana Gema Santi yang bertujuan untuk mengubah mindset masyarakat yang kurang mampu di desa untuk keluar dari zona nyaman.

Juga, inovasi Bedah Desa mengupas tuntas permasalahan di desa dan memberikan penyelesaian jangka pendek, menengah dan panjang, serta terkadang melakukan diskresi terhadap permasalahan yang ada di desa tersebut serta berbagai program inovasi lainnya.

Dalam melayani masyarakat, Suwirta menyampaikan dirinya mengajak ASN di lingkungan Pemkab Klungkung menggunakan prinsip "Turunkan harga dirimu, biarkan orang lain yang akan menaikkannya".

Dalam Situasi Pandemi, Suwirta mengajak masyarakat mulai berinovasi untuk mempersiapkan diri dalam berbagai hal yang kemungkinan kita tidak bisa prediksi sebelumnya, jadikan pandemi ini sebagai pembelajaran dan mengajak akademisi untuk meningkatkan kerjasama dengan pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi Pandemi Covid-19.

Seusai mendengar pemaparan dari Bupati Suwirta, Rektor President University, Profesor Jony Oktavian Haryanto dan Profesor Dr. H Sutarto Hadi, M.Si, M, Sc. mengapresiasi Program Inovasi dari Bupati Asal Nusa Ceningan itu. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi