Tim Penyelam Pramuka Bantu Basarnas Evakuasi Korban Sriwijaya Air

Senin, 11 Januari 2021 : 05.05

Jakarta – Satuan Tugas Pramuka Peduli ikut membantu Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengevakuasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

"Ada dua Scout Diver yang diminta Basarnas menjadi tim penyelam. Kami sedang siapkan posko di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2,” ujar Fachrudi Fahim, Koordinator Lapangan Satgas Pramuka Peduli pada Minggu (10/1/2021).

Kedua pramuka penyelam itu adalah Abdul Wahab dan Sudarna, mereka mendapat sertifikat internasional menyelam dan selama ini menjadi instruktur. Selain itu ada 6 pramuka yang sudah di lokasi untuk membantu tim penyelam Basarnas.

Menurut Fachrudi Fahim, sejak Sabtu petang dia telah berkoordinasi dengan Pramuka Peduli yang ada di Kwartir Cabang Kepulauan Seribu untuk memantau evakuasi korban kecelakaan pesawat di pulaunya masing-masing.

Saat ini, Satgas Pramuka Peduli sedang membangun posko di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sejumlah anggota Pramuka Peduli dari Kwarcab Jakarta Utara membantu Fachrudi Fahim mendirikan posko tersebut. Posko ini digunakan untuk mengkoordinasi relawan pramuka dari berbagai daerah atau kwartir cabang.

Wakil Ketua Kwarnas Pramuka Bidang Pengabdian Masyarakat, GKR Mangkubumi menjelaskan telah menerima kesediaan 111 anggota Pramuka Peduli dari berbagai daerah untuk membantu Basarnas.

"Mereka punya kualifikasi SAR dan selama ini membantu tim pencarian dan pertolongan jika ada bencana,” ujar GKR Mangkubumi. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi