Tim Gabungan Sidak Prokes dan Jam Malam di Warung Hingga Tempat Hiburan

Rabu, 20 Januari 2021 : 07.10
Sidak menindaklanjuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali sejak 11 Januari 2021, terbagi menjadi 6 kelompok/ist.

Denpasar - Tim gabungan melakukan sidak protokol kesehatan dan jam malam di sejumlah tempat keramaian seperti rumah makan hingga tempat hiburan di Bali.

Tima terdiri dari unsur Satpol PP, TNI/Polri, BPBD, Dinas Kesehatan serta bekerjasama dengan pecalang kembali melakukan penegakan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2021 dalam bentuk sidak jam malam dan disiplin protokol kesehatan (prokes) terkait penekanan laju pandemi covid-19, pada Senin (18/1) malam.

Sidak menindaklanjuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali sejak 11 Januari 2021, terbagi menjadi 6 kelompok.

Sasarannya, kawasan Denpasar,Sanur, Kuta-Seminyak, Kerobokan, Canggu hingga By Pass IB Mantra-Ketewel. Sidak tersebut dimulai dari Kantor Gubernur Bali pada pukul 20.30 Wita sebelum tim membagi diri.

Kendati sudah berjalan lebih dari sepekan, tim masih menemukan pelanggaran jam malam seperti yang terlihat di kawasan hiburan malam di Sanur.

Sebuah tempat hiburan malam tertangkap basah masih beroperasi lewat batasan jam malam yakni pukul 20.00 Wita. Pengelola dan pengunjung pun didata dan diberikan pengarahan terkait pemberlakuan SE no 1 tahun 2021.

Demikian juga sebuah warung makan di Pemelisan, Suwung, Denpasar Selatan. Sekelompok muda mudi kedapatan masih berkerumun hingga larut malam. Petugas membubarkan dan menutup warung tersebut, serta melakukan rapid test antigen secara acak.

Kepala Seksi Pengamanan dan Pengawalan SatPol PP Provinsi Bali Made Yudi Purnamadi selaku koordinator mengatakan, kegiatan ini diharapkan masyarakat, pelaku usaha, tempat dan fasilitas umum yang melaksanakan aktivitas, diwajibkan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Kata dia, sesuai anjuran pemerintah untuk tetap memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir atau dengan hand sanitizer, membatasi interaksi fisik dan selalu menjaga jarak, tidak boleh berkerumun dan membatasi aktivitas di tempat umum/keramaian.

"Kami berharap selama pembatasan jam malam, masyarakat dan pelaku usaha bisa menahan diri guna bersama sama menekan laju angka infeksi Covid-19," imbunya. .(rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi