Langgar Prokes, Petugas Peringatkan Usaha Dodolan Coffe Surakarta

Sabtu, 16 Januari 2021 : 18.51
mediasi kegiatan pelaku usaha berkaitan dengan pengendalian penyebaran Covid-19 bertempat di aula kelurahan Kemlayan Kecamatan Serengan/Kabarnusa

Surakarta - Petugas memperingatkan kegiatan usaha Dodolan Coffe di Surakarta agar mematuhi protokol kesehatan tidak menimbulkan kerumunan orang saat pandemi Covid-19.

Saat Pandemi Covid -19, berbagai upaya dilakukan Babinsa, Bhabinkamtibmas di wilayah setempat, melalui kegiatan operasi gabungan TNI, Polri dan Satpol PP.

Petugas menemukan pelanggaran dilakukan salah satu Usaha Dodolan Kopi" berlokasi di Jl.Gatot Subroto Kelurahan Kemlayan Kecamatan Serengan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Babinsa Kelurahan Kemlayan Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Serka A. Rumbawa dan Koptu Catur bersama Lurah AH. Fajar Koeswidhiyanto, Bhabinkamtibmas Aiptu Sarjono serta Satpol PP mengikuti mediasi kegiatan pelaku usaha berkaitan dengan pengendalian penyebaran Covid-19 bertempat di aula kelurahan Kemlayan Kecamatan Serengan, Sabtu (16/1/2021).

Serka A. Rumbawa menyampaikan, Dodolan Kopi atau Dodolan Coffee, salah satu warung kopi ala milenial, selalu ramai pengunjung, terutama saat malam hari sehingga menimbulkan kerumunan.

Sebenarnya, pemilik usaha, Danang, telah diberikan teguran namun beberapa kali saat Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan masih terjadi pelanggaran.

"Ini beberapa kali melanggar protokol kesehatan" ujar Rumbawa kepada wartawan.

Dia menambahkan, Lurah Kelurahan Kemlayan telah berkoordinasi dengan Satpol sehingga PP dilakukan pemanggilan kepada Danang pemilik usaha Dodolan Kopi. Selanjutnya, dilakukan mediasi bersama aparat terkait.

Saat mediasi, Danang menyampaikan permintaan maaf, seraya berkomitmen tidak akan melakukan hal yang sama. "Apabila terjadi pelanggaran prokes, akan dilakukan penutupan paksa usaha oleh pihak Satpol PP, pungkas Rumbawa. (Syailendra/AK)

Bagikan Artikel

Rekomendasi