Ali Taher Parasong Wafat, Pengkritik Pemberani Terhadap Pemerintah Jika Abaikan Hak Warga

Senin, 04 Januari 2021 : 08.34
Mendiang politikus Partai Amanat Nasional (PAN) M Ali Taher Parasong/ist

Denpasar - Sosok mendiang politikus Partai Amanat Nasional (PAN) M Ali Taher Parasong dikenal sebagai pemberani saat mengkritik pemerintah jika dianggap mengabaikan hak-hak warga.

Kabar kepergian putra kelahiran Lamakera, Solor Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Minggu (3/1/2021) siang, meninggalkan duka bagi masyarakat Indonesia khususnya di Nusa Tenggara Timur.

Salah satu tokoh asal NTT yang kini duduk sebagai Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali, Umar Ibnu Al Khattab satu diantara kehilangan alumnus Universitas Muhammadiyah Jakarta itu.

"Sebagai pribadi, saya tentu kehilangan seorang sosok yang menjadi panutan," ujar Umar dihubungi Senin (4/1/2021). Menurutnya, almarhum memberikan contoh bagaimana mengubah kesulitan hidup menjadi peluang dan itulah yang terjadi.

Alumnus Universitas Padjadjaran itu kemudian tumbuh menjadi seorang sosok yang sukses baik sebagai pribadi maupun sebagai politisi. "Sebagai bangsa, kita tentu tentu kehilangan seorang figur politisi yang lantang menyuarakan aspirasi rakyat," Umar menambahkan.

Ali Taher dikenal sosok kritis terhadap setiap kebijakan yang tidak menguntungkan rakyat, dan berani mengingatkan pemerintah yang dianggap tidak menghormati hak-hak warga negara.

Sebagai keluarga, lanjut Umar, almarhum adalah pribadi yang baik hati, santun, dan ngemong, beliau begitu peduli dengan kampung halamannya. Pria kelahiran 9 Februari 1961 yang duduk sebagai wakil rakyat itu, tetap gigih membangun kampung halamannya di Flores Timur.

"Sudah barang tentu, apa yang telah ditinggalkan di sana, baik berupa warisan intelektual maupun warisan sosial, akan menjadi amal jariyahnya," demikian Umar. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi