Wagub Cok Ace Dihadiahi Keris Peninggalan Kerajaan Singosari

Minggu, 27 Desember 2020 : 17.57
Di sela persembahyangan, Wagub Cok Ace juga menerima sebilah keris Singosari luk 7 dari kolektor dan praktisi keris asal Lumajang, Andi Abdi/ist

Lumajang - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dihadiahi sebilah keris langka peninggalan era Kerajaan Singosari.

Pemberian keris itu setelah Cok Ace, sapaan Wagub Bali usai melaksanakan persembahyangan ke Pura Mandhara Giri Semeru Agung terletak di kaki gunung Semeru, tepatnya di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang – Jawa Timur pada Sabtu (27/12/2020) malam.

Persembahyangan di Pura tertua di Indonesia guna memohon agar wabah Covid-19 dapat berangsur pulih, lingkungan alam kembali normal, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas serta dapat melaksanakan kegiatan seperti biasanya.

Di sela persembahyangan, Wagub Cok Ace juga menerima sebilah keris Singosari luk 7 dari kolektor dan praktisi keris asal Lumajang, Andi Abdi. Yang menarik, keris ini memiliki keistimewaan keris salah satunya adalah kelangkaannya.

"Dalam dunia perkerisan, keris Singosari, Jumlahnya tidak banyak," Jelas Abdi. Selain itu keris Singosari dikenal akan detailnya yang sempurna. Dijelaskannya lagi, penentuan era Singosari adalah bahan besi berwarna kehijauan yang merupakan ciri khas keris era Singasari dan majapahit.

Nama atau jenis kerisnya yakni Balebang diambil dari kata bale (banguan) dan bang (kambang), berarti bangunan ditengah kolam yang dalam sejarah dulu biasa digunakan seorang raja untuk meditasi/ menyepi.

"Untuk mendekatkan diri pada Sang Hyang Widi Wasa guna mendapatkan wahyu untuk keamanan, ketentraman dan kesejahteraan rakyatnya," Imbuh Andi lagi.

Sedangkan bilahnya berhias kinatah/ tatahan emas Jatayu dan pohon teratai mengambang yang berarti ada tambahan nilai atau manfaat yang berhubungan dengan n sejarah mitologi tentang Jatayu dan pohon teratai.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali I Ketut Sukra Negara dan Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Oka Sutha Diana. (ahs)

Bagikan Artikel

Rekomendasi