Saat Pandemi, Kelola Dana Tepat Sasaran dengan Investasi Bijak

Selasa, 01 Desember 2020 : 08.18
Sinergi PermataBank Wealth Management dan BPAM ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para millennials untuk berinvestasi dengan lebih mudah dan terjangkau/ist.

Jakarta - Melihat animo masyarakat yang tetap besar untuk terus berinvestasi di masa pandemi ini, PermataBank Wealth Management bersama dengan BPAM (Batavia Prosperindo Aset Manajemen), selaku salah satu Manajer Investasi terkemuka di Indonesia yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK, menawarkan solusi investasi berbentuk reksa dana.

PermataBank melihat dampak dari hal ini terhadap ekonomi dan pasar modal akan bergantung kepada tiga faktor utama; Pertama adalah jangka waktu diberlakukannya PSBB tersebut; kedua, perkembangan dari penelitian vaksin COVID-19 dan implementasinya; dan ketiga adalah stimulus yang diberikan oleh pemerintah.

Namun walaupun demikian, keadaan tidaklah seharusnya menghentikan masyarakat untuk tetap berinvestasi dengan melihat fundamental ekonomi dan potensi perkembangan pasar yang mulai bergerak kearah positif, valuasi yang lebih menarik saat ini, guna mencapai tujuan finansial dari masing-masing investor dalam jangka panjang dan menengah.

PermataBank melihat bahwa pasar modal akan tetap konstruktif kedepannya, dan nasabah serta para investor dapat memanfaatkan peluang ini untuk mulai berinvestasi secara bertahap saat pasar sedang terkoreksi.

Kondisi harga saham yang terkoreksi dapat dilihat sebagai peluang untuk mendapatkan potensi keuntungan jika pengelolaan finansial dilakukan dengan cermat, terutama bagi nasabah milenial dalam rangka mencapai tujuan serta impian finansialnya secara menyeluruh.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan adanya peningkatan terhadap pengelolaan dana reksa dana nasional sebesar 2-4% tercatat sejak bulan Juni hingga Agustus 2020.

Didukung Catatan Investasi Pasar Modal KSEI, terdapat pertumbuhan positif terkait jumlah investor di Pasar Modal Indonesia yang meningkat menjadi 3,02 juta investor.

Dominasi Investor reksa dana pada penanaman modal sebanyak 30,5% tahun ini, dimana investor berumur 30 tahun kebawah merupakan penanaman modal terbanyak dengan porsi 46,14% hingga bulan Juli 2020.

Hal ini disebabkan karena minimum investasi di reksa dana pada saat ini lebih terjangkau bagi kantong para milienial.

Selain itu, realisasi penyaluran stimulus pun telah meningkat secara substansial dengan kenaikan sebesar 6% dalam 2 minggu terakhir atau mencapai 31,3% dari total budget per awal September 2020 (dibandingkan25,1% di pertengahan Agustus 2020).

Menyambut kerja sama strategis ini, Djumariah Tenteram, Direktur Retail Banking PermataBank mengatakan “Di masa pandemi ini, memiliki dana siap pakai memang penting namun bukan berarti kita tidak perlu berinvestasi untuk masa depan.

"Sekarang adalah momentum tepat untuk melakukan investasi apabila dilakukan dengan cermat, penuh perhitungan, dan memahami sepenuhnya tujuan dari investasi yang dilakukan," ujar Djumariah dalam siaran pers, senin 30 November 2020.

Sinergi PermataBank Wealth Management dan BPAM ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para millennials untuk berinvestasi dengan lebih mudah dan terjangkau.

Kami menawarkan berbagai reksa dana mulai dari profil risiko rendah seperti reksa dana pasar uang hingga profil risiko tinggi seperti reksa dana saham.

Nasabah PermataBank dapat berkonsultasi dengan petugas dari PermataBank Wealth Management mengenai produk reksa dana yang sesuai dengan kebutuhan, profil risiko, serta tujuan keuangan Nasabah.”

Direktur Utama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi, mengatakan, pihaknya menjalin kerja sama dengan PermataBank sejak tahun 2005.

Sebagai salah satu Bank yang terkemuka di Indonesia, PermataBank telah mempermudah nasabahnya dalam menentukan Manajer Investasi dan produk yang tepat untuk berinvestasi.

Kata dia, PermataBank juga menunjukan komitmen yang besar dalam memberikan sosialisasi dan edukasi di bidang Wealth Management secara reguler kepada para nasabahnya.

Bekerjasama dengan PermataBank, BPAM dapat lebih memperkenalkan layanannya dan memberi nilai tambah dalam memenuhi kebutuhan pengelolaan kekayaan para nasabah PermataBank di seluruh Indonesia”.

PermataBank Wealth Management dan BPAM memberikan kenyamanan bertransaksi reksa dana melalui PermataMobile X dan PermataNet.

Pengelolaan portofolio dilakukan secara aktif bersama dengan Manajer Investasi yang berdedikasi. Investasi reksa dana memuat beberapa instrumen investasi seperti deposito, obligasi dan saham dalam satu portfolio.

Hasilnya pun tidak dikenai potongan pajak karena bukan termasuk objek pajak. Adapun sejumlah produk reksa dana yang disediakan antara lain Batavia Dana Likuid (Reksa Dana Pasar Uang), Batavia Dana Obligasi Utama (Reksa Dana Pendapatan Tetap) dan Batavia Dana Saham (Reksa Dana Saham). (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi