Libur Panjang, Denpasar Ingin Pertahankan Status Zona Oranye Covid-19

Jumat, 18 Desember 2020 : 16.24
Rapat Strategis dihadiri unsur Pemerintah Kota Denpasar, unsur TNI, Polri, Majelis Adat , Saba Upadesa di Kantor Wali Kota Denpasar/ist

Denpasar – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Kota Denpasar bergerak mengantisipasi potensi peningkatan kasus Covid-19 saat libur panjang akhir tahun 2020 agar bisa mempertahankan status oranye dalam penanganan penyebaran virus corona.

Berkaitan antisipasi penyebaran Covid-19, digelar Rapat Strategis dihadiri unsur Pemerintah Kota Denpasar, unsur TNI, Polri, Majelis Adat , Saba Upadesa diegedung Praja Utama, Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (18/12/2020).

Masing – masing menjabarkan rencana terkait antisipasi penyebaran Covid-19 jelang Libur Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 dan juga diisi penandatanganan nota kesepahaman antar seluruh pihak yang hadir.

Penjabat Sekretaris Daerah, I Made Toya mengungkapkan, pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi pemangku kepentingan, bagaimana kita bersama dapat berdiskusi terkait antisipasi keramaian yang mungkin terjadi saat perayaan Tahun Baru 2021.

Sebelumnya, poin sama pun telah dibahas bersama Pemprov Bali pada Rapat Tim Penendali Inflasi Daerah Provinsi Bali diegedung Jaya Saba, Denpasar.

Hingga saat ini, Kota Denpasar masih berstatus daerah zona orange Covid-19. hal ini bisa dicapai berkat kerjasama seluruh pihak dalam menekan penyebaran covid-19 melalui bebagai macam prorgam strategis.

Mengingat pergerakan penduduk keluar masuk Kota Denpasar lumayan tinggi setiap hari.

"Mudah mudahan secara bertahap selama dua bulan ini akan dipantau terus dan diharapkan pasca tahun baru status zona oranye akan tetap bertahan atau bahkan menjadi status zona hijau," harapnya.

Dikatakan, para Bupati serta Wali Kota se- Bali tetap melaksanakannya serta masih akan ada diskusi virtual secara teknis terkait penerapan teknis swab dan lainnya kepada masyarakat.

Pada prinsipnya, semua menyepakati dan menyikapi poin Surat Edaran gubernur Bali 2021. Telah ada kesepakatan bersama antara majelis adat dan sabha upadesa.

Ketua Majelis Madya Desa Adat Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana mendukung langkah Forkopimda Kota Denpasar dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat libur perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2021.

Pihanya berharap, masyarakat dapat merayakan hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2021 dengan damai dan kasus Covid-19 dapat semakin ditekan di Ibu Kota Provinsi Bali itu. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi