Kasus Covid-19 Tinggi, Balai Jagong Kudus Tutup Saat Perayaan Tahun Baru

Kamis, 31 Desember 2020 : 20.45
Pemkab Kudus menghimbau para PKL di Balai Jogong untuk tidak melakukan aktivitas berjualan seperti biasa atau tutup.

Kudus - Belum adanya penurunan jumlah pasien Covid 19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah membuat pemerintah mengambil beberapa kebijakan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid 19 dengan menutup Balai Jagong untuk kegiatan berdagang.

Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 menjadi tantangan tersendiri, karena merubah beberapa kebiasaan dan tradisi masyarakat di tengah pandemi ini.

Sehubungan pelaksanaan protokol kesehatan atau prokes Covid 19, Pemkab Kudus menghimbau para PKL di Balai Jogong untuk tidak melakukan aktivitas berjualan seperti biasa (Tutup).

Seperti diketahui bersama, Balai Jagong Kudus merupakan salah satu icon kota Kudus, menjadi tempat pilihan warga sekitar Kudus dalam menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman atau sekedar berolahraga di pagi hari.

Untuk mengantisipasi hal tersebut diatas, maka Pemkab Kudus melalui Kepala Dinas Perdagangan Kudus mengeluarkan surat pemberitahuan untuk meliburkan para pedagang PKL mulai hari Kamis, Jumat, Sabtu pada 31 Desember 2020, 1 Januari sampai 02 Januari 2021.

Seperti disampaikan Rini, salah satu pedagang yang menerima surat pemberitahuan ini.

"Kami diminta untuk tidak berjualan selama Tahun Baru 2021 besok, kita hanya maklum karena ini demi kepentingan bersama, semoga segera hilang virusnya, muncul rezekinya," ucap Rini.

Mengingat tingkat covid 19 di kabupaten Kudus masih berada diangka yang tinggi, untuk itu Kepala Dinas Perdagangan menghimbau warga untuk turut berpartisipasi dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid 19 dengan tidak berjualan di akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021.

Hal itu dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya kerumunan orang dan mengurangi potensi terpaparnya virus Covid 19. Harapan Pemerintah Kabupaten Kudus dengan memberlakukan aturan tersebut diatas, agar dapat dipatuhi warga Kudus dengan penuh kesadaran.

Selain itu, warga dihimbau tetap disiplin 3M yakni selalu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer serta menjaga jarak dari kerumunan atau social distancing.(anp)

Bagikan Artikel

Rekomendasi