Kasus Covid-19 di Denpasar Bertambah, Operasi Yustisi Prokes Diintensifkan

Minggu, 13 Desember 2020 : 20.16
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menyampaikan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan/ist.

Denpasar - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar masih menemukan adanya kasus positif dan kasus sembuh Covid-19 sehingga operasi yustisi protokol kesehatan terus ditingkatkan.

Ibu Kota Provinsi Bali mencatatat penambahan 15 orang dan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 juga bertambah 4 orang yang tersebar di 3 wilayah desa/kelurahan. Berdasarkan Data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif cenderung melandai.

Persebaran hanya terjadi di tiga wilayah desa/kelurahan. Yakni Kelurahan Penatih yang mencatatkan penambahan 2 kasus. Sedangkan Desa Ubung Kaja dan Desa Padangsambian Kaja mencatatkan penambahan kasus sebanyak 1 orang.

"Sebanyak 39 desa/kelurahan nihil penambahan kasus," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Minggu (13/12/2020).

Berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Bagi desa atau kelurahan yang lonjakan kasusnya tinggi akan mendapat perhatian serius GTPP Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan dikoordinir camat.

Upaya itu dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil callling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Rai mengajak semua pihak lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah.

Terlebih, dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi.

Dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, kata Rai, GTPP mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Data menyebutkan, secara komulatif kasus positif tercatat 4.185 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 3.877 orang (92,64 persen), meninggal dunia sebanyak 95 orang (2,27 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 213 orang (5,09 persen).

Karenanya, dengan melihat perkembangan kasus ini semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.

Pihaknya meminta masyarakat menghindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas. "Mari bersama terapkan 3 M yani menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan," Rai menegaskan (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi