Jelang Libur Panjang, Kasus Covid-19 Bertambah 117 Orang di Bali

Rabu, 23 Desember 2020 : 06.23

Denpasar - Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021 Provinsi Bali mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 117 orang (101 orang melalui Transmisi Lokal dan 16 PPDN).

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 di Bali Dewa Made Indra, menyebutkan pasien sembuh sebanyak 166 orang, dan 1 orang Meninggal Dunia.

"Jumlah kasus secara kumulatif, terkonfirmasi positif 16.580 orang, sembuh 15.133 orang (91,27%), dan Meninggal Dunia 487 orang (2,94%),"ungkapnya Selasa 22 Desember 2020.

Kasus aktif menjadi 960 orang (5,79%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan.

Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.

Indra mengingatkan, pesan ibu untuk menerapkan disiplin 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Tetaplah waspada dan patuh jalankan protokol kesehatan dimanapun kita berada. COVID-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita.

"Terus patuhi 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun) dan dukung upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment) dari pemerintah," demikian Indra.(rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi