Hoax, PSI Alihkan Dukungan ke Paslon Panji Budi di Pilkada Tabanan

Kamis, 10 Desember 2020 : 17.00

Denpasar - Beberapa saat pascapencoblosan Pilkada Tabanan Rabu 9 Desember 2020 muncul postingan di facebook bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) seolah mengalihkan dukungan dari paslon nomor urut 1 I Komang Gede Sanjaya dan I Made Edi Wirawan (Jaya Wira) ke Anak Agung Ngurah Panji Astika dan Dewa Nyoman Budiasa (Panji Budi).

Dalam postingan akun bernama Bali Politika, dishare dua buah foto masing-masing Ketua DPP PSI Grace Natalie dan para kader PSI. Dalam foto pertama, nampak Grace bersama Calon Bupati Panji Astika, yang diusung Partai Golkar, NasDem dan Demokrat, dengan ekspresi senyum.

Sedangkan satu foto lainnya, menggambarkan Grace bersama sejumlah kader PSI lengkap dengan seragam partai warna merah mengacungkan kedua jari, menandakan nomor urut 2 yakni pasangan Panji Budi.

Dalam postingan itu, dibumbui narasai pada detik-detik terakhir Pilkada PSI pindah atau mengalihkan dukungan pasangan Nomor Urut 1 (Jaya Wira) ke nomor urut 2 (Panji Budi). Dibagian, kalimat terakhir, meminta penjelasan ke publik.

Penelurusan

Setelah dilakukan google image diketahui, foto pertama diambil saat sebagaimana diperkuat penjelasan Ketua DPW PSI Bali I Nengah Yasa Adi bahwa Foto yang tertera di facebook tersebut, adalah foto lama ketika Panji Astika bertemu Grace Natalie di Istana Merdeka.

"Kebetulan bertemu sis Grace dan ber-swa foto," imbuh Adi dikonfirmasi soal foto tersebut. Demikian juga, foto kedua diambil saat pemilihan legislatif 2019 tidak ada kaitannya dengan Pilkada Tabanan.

Pada bagian lain, Adi menegaskan, PSI Komitmen mendukung dan tidak plin - plan. Seluruh kader PSI mengikuti instruksi yang tertera pada SK dukungan pilkada yang dikeluarkan oleh DPP PSI.

Penggiringan isu mengenai PSI telah dilakukan tim Panji sejak lama. Termasuk melakukan claim dengan foto lama. "Ada sejarah harapan palsu yang pernah diberikan Panji kepada PSI pada tahun 2017 lalu saat PSI mengikuti verifikasi KUMHAM," tukasnya.

Saat itu, ketua DPW Bali sempat melakukan pertemuan dan mengajak membangun PSI Tabanan bersama. Tapi tidak ada pergerakan sama sekali dari Panji sampai Tabanan tidak diikutkan dalam verifikasi KPU ada tahun 2018 lalu untuk menjadi peserta pemilu.

"Beruntung PSI Bali masih menggarap kabupaten lain sehingga bisa menjadi peserta pemilu 2019," imbuh Adi.

Kesimpulan

Foto yang diunggah di Facebook oleh akun Bali Politika, seolah-olah dukungan politik PSI beralih dari Paslon Nomor 1 ke nomor 2 di Pilkada Tabanan, adalah tidak benar alias hoax. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi