Gubernur Koster Tegaskan Kesiapan Bali Menyambut Kedatangan Wisman Jepang

Selasa, 08 Desember 2020 : 00.00

Denpasar - Gubernur I Wayan Koster mengatakan Pemerintah Provinsi Bali sudah mempersiapkan diri dan mengantisipasi sejak jauh hari seandainya keran wisatawan mancanegara sudah kembali dibuka.

Koster menyampaikan itu saat mengikuti video conference rapat terbatas dengan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dan instansi serta pemangku kepentingan terkait pemulihan ekonomi dan pariwisata Bali dari Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (7/12/2020).

Pertemuan ini membahas situasi terkini di Jepang dan di Bali untuk melihat kemungkinan membuka kembali pariwisata Bali untuk wisatawan Jepang dalam waktu dekat.

“Kami sudah melakukan tahapan prakondisi melakukan pengetatan protokol kesehatan dengan sejumlah instrumen kebijakan bersama di provinsi Bali untuk wisatawan mancanegara,” kata mantan anggota DPR RI tiga periode ini.

Bali sudah menyiapkan diri menerima wisatawan mulai dari bandara hingga ke destinasi wisata. Di antaranya dengan kebijakan sertifikasi bagi pelaku usaha pariwisata untuk menjamin keamanan sesuai protokol kesehatan.

“Kalau memang ini diizinkan mulai dibuka kami akan melakukan pengelolaan dan kami pastikan itu bisa dikelola dengan baik,” ujar putra Desa Sembiran, Buleleng ini.

Kesiapan juga disampaikan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Menurutnya hasil survey menunjukkan minat wisatawan mancanegara untuk ke Bali masih tinggi. '

Oleh karena itu Garuda Indonesia menyampaikan siap mengoperasionalkan kembali jalur tradisional penerbangan langsung Bali – Jepang. “Tidak perlu transit lagi. Karena hari ini dalam kondisi pandemi ini apabila nanti dibuka banyak orang berharap bisa terbang langsung,” ujarnya.

Kesiapan Garuda juga ditunjang dengan keberhasilan mendapat penghargaan sebagai satu dari 20 maskapai di dunia yang dianggap aman untuk bepergian dalam kondisi pandemi.

Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi berharap pertemuan ini akan menjadi persiapan sehingga ketika pariwisata benar-benar dibuka bisa segera dilaksanakan prosesnya.

“80 persen dari turis Jepang itu destinasi yang dituju adalah Bali,” kata Dubes yang juga mantan anggota DPR RI. Oleh karena itu KBRI Jepang menganggap penting untuk membuka kembali jalur penerbangan Bali-Jepang jika kondisi sudah memungkinkan

Direktur Eropa I Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Ida Bagus Made Bimantara (Sade) mengatakan Kemenparekraf, Kemenlu dan Pemprov Bali sudah sepakat untuk memperluas penerapan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability) di seluruh Bali sebagai salah satu langkah persiapan pembukaan pariwisata mancanegara. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi