Bandara Ngurah Rai Terus Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Kamis, 03 Desember 2020 : 18.48
Menurut rencana, kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari, yaitu mulai hari Kamis, 3 Desember hingga Sabtu, 5 Desember./ist

Mangapura - Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) sosialisasi perubahan perilaku adaptasi kebiasaan baru serta membagikan masker kepada para pengguna jasa di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali.

Pada kamis (03/12/2020) bersama anggota Pramuka dari Kwarda Bali tampak berinteraksi dengan penumpang di terminal bandar udara, serta dengan semangat membagi-bagikan masker untuk para penumpang serta pengguna jasa bandar udara lainnya.

“Saya kira hal ini merupakan kerja sama yang sangat baik, dengan tujuan yang amat mulia. Sesuai dengan nilai-nilai yang termaktub dalam Dasadarma Pramuka, setiap Pramuka khususnya, dan setiap insan manusia pada umumnya, wajib menjadi patriot yang mengasihi sesama manusia dan rela untuk menolong satu sama lain.

Kerja sama antara kami dengan Gerakan Pramuka yang terjalin ini menjadi suatu wujud pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado.

“Di masa sulit seperti saat ini, dengan banyaknya pihak yang rela dan mau untuk turun tangan langsung memberikan kontribusi positif kepada masyarakat luas, menurut saya hal ini patut untuk diberikan apresiasi tersendiri,” tambah Herry.

Menurut rencana, kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari, yaitu mulai hari Kamis, 3 Desember hingga Sabtu, 5 Desember.

Sebanyak 3.000 buah masker akan dibagikan kepada para pengguna jasa di bandar udara, kegiatan ini juga terselenggara berkat kerja sama dengan instansi komunitas bandar udara lain, yaitu TNI Angkatan Udara dan Kepolisian Sektor Kawasan Udara Ngurah Rai.

Sekretaris Kwarda Gerakan Pramuka Bali sekaligus fasilitator kegiatan, Nyoman Aryawan, menjelaskan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini.

“Kami ingin memberikan pesan moral untuk selalu mengingat menggunakan masker dan juga selalu mengingatkan akan perubahan perilaku new normal,” ucapnya.

“Pesan dari kegiatan ini adalah tentang pentingnya perubahan perilaku akan membawa dampak bagi seluruh masyarakat, khususnya pada penanganan pandemi COVID-19 yang harus menjadi satu kesatuan,” lanjut Kakak Nyoman Aryawan.

Saat ini, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali praktis menjadi pintu gerbang utama bagi masyarakat luas untuk keluar masuk Pulau Bali.

Dikutip dari data yang dirilis oleh PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandar udara, didapat data bahwa jumlah penumpang rute domestik terus menerus mengalami pertumbuhan penumpang setiap bulannya.

“Dengan volume penumpang yang meningkat secara konsisten, fokus kami saat ini adalah untuk menerapkan standar protokol kesehatan secara konsisten, dengan tidak menurunkan standar kualitas layanan kepada penumpang,” lanjut Herry.

“Saya rasa, dengan penerapan standar protokol kesehatan secara ketat di bandar udara, serta dengan terlaksananya kegiatan bertema positif tadi, dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang kami berikan,” tutupnya.(lif)

Bagikan Artikel

Rekomendasi