Bali Catat 95 Orang Sembuh, 71 Terpapar Covid-19

Sabtu, 12 Desember 2020 : 18.12

Denpasar - Provinsi Bali mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 71 orang atau70 orang melalui Transmisi Lokal dan 1 PPDN.

"Sedangkan yang sembuh 95 orang dan 2 orang meninggal," ungkap Ketua Harian Penanggulangan Covid-19 di Bali Dewa Made Indra, dalam siaran pers, Sabtu (12/12/2020).

Jumlah kasus secara kumulatif yakni Terkonfirmasi Positif 15.511 orang, sembuh 14.111 orang (90,97%), dan meninggal 465 orang (3,00%).

“Kasus Aktif per hari ini menjadi 935 orang (6,03%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering,” sambung Indra.

Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Dijelaskan pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

“Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada,” tegas Dewa Indra yang juga Sekda Bali.

Ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

“Tetaplah waspada dan patuh jalankan protokol kesehatan dimanapun kita berada. COVID-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita. Terus patuhi 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun) dan dukung upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment) dari pemerintah,” jelasnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi