100 Perempuan Jalani Rapid Tes, Deteksi Dini Penularan Covid-19

Rabu, 16 Desember 2020 : 22.17
Kegiatan rapid test digelar khusus bagi perempuan dalam memperingati Hari Ibu ke-92 Tahun 2020 oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Bali/ist

Denpasar - Sebanyak 100 perempuan menjalani rapid test sebagai deteksi dini dalam mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Rapid test gratis untuk deteksi dini penularan Covid-19 itu dilaksanakan di Wantilan Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (16/12/2020).

Kegiatan rapid test digelar khusus bagi perempuan dalam memperingati Hari Ibu ke-92 Tahun 2020 oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Bali diketuai Putri Suastini Koster.

Sekretaris TP PKK Provinsi Bali Kadek Suastini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program TP PKK Pusat yang diselenggarakan serentak mulai tanggal 14 hingga 21 Desember 2020.

"TP PKK Provinsi Bali melaksanakan hari ini, tanggal 16 Desember,” ujar Suastini mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bali.

Rapid test gratis bagi kaum perempuan ini akan dilaksanakan pula di kabupaten/kota di waktu yang bervariasi. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TP PKK Pusat dalam menyukseskan program pemerintah yang saat ini tengah berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pihaknya di daerah sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan upaya percepatan penanganan Covid-19 secara terpadu dan menyeluruh.

Suastini menjelaskan, rapid test gratis diikuti 100 orang peserta dari jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali dan perempuan dari kalangan masyarakat umum.

TP PKK Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, BPBD dan Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali. Diharapkan, rapid test gratis ini dapat membantu pemerintah dalam memperluas cakupan deteksi dini penyebaran Covid-19, sehingga upaya antisipasi bisa segera dilakukan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menekan angka penularan Covid-19 di kalangan perempuan. Kegiatan rapid test gratis juga ditindaklanjuti dengan tes swab, apabila ada yang didapati hasilnya reaktif.

Kesempatan itu juga sekaligus untuk mensosialisasikan himbauan pemerintah agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan atau prokes dengan disiplin 3M.

Bagaimana mereka selalu memakai masker saat beraktivitas keluar rumah, mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer serta menjaga jarak dari kerumunan atau social distancing. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi