Semua Komponen Bali Harus Berbenah, Tak Perlu Menunggu Dibukanya Pariwisata

Jumat, 06 November 2020 : 09.01
Wakil Gubernur Bali Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati/ist

Gianya - Wakil Gubernur Bali Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati mengajak semua komponen terus berbenah diri tanpa harus menunggu dibukanya pariwisiata atau hanya menanti wisatawan datang.

Untuk itu, dia menyambut baik Re-Opening kawasan suci wenara wana monkey forest setelah hampir delapan (8) bulan di tutup untuk umum akibat pandemi Covid-19 yang mewabah di tengah masyarakat.

Meskipun kasus aktif pasien saat ini sudah mengalami penurunan (per hari rabu kemarin tercatat 662 atau 5,53%), namun Wagub Cok Ace meminta agar sejumlah upaya mulai dari penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan saat kunjungan wisata ke tempat ini.

Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi kawasan suci wenara wana monkey forest, Ubud, Kabupaten Gianyar, Kamis (5/11/2020).

Cok Ace mengajak membuka diri untuk memulai aktif membuka pariwisata secara perlahan.

Karena untuk mempromosikan wilayah wisata kita masih dalam kondisi baik dan aman, maka perlu bersama bangkit kembali salah satunya dengan membuka artshop, warung dan membersihkan seputaran tempat tinggal masing-masing seperti warga di seputaran monkey forest dan Ubud.

"Mana duluan telur dan ayam, dan apakah perlu kita berbenah setelah pariwisata dibuka, saya rasa tidak. Saya inginkan pelaku pariwisata semua memulai untuk berbenah sistem promosi dan membuka tempatnya masing-masing,” Cok Ace menambahkan.

Re-Opening kawasan suci wenara wana monkey forest hari ini dilaksanakan sesuai dengan hari baik secara Hindu, sehingga diharapkan menjadi momen baik bagi semua pihak yang berkunjung dan tentunya dijauhkan dari virus corona yang hingga saat ini masih mewabah di tengah masyarakat.

Dibukanya kawasan suci wenara wana monkey forest ini diharapkan pendukung seperti artshop dan warung serta restoran yang ada disekitarnya di buka juga sehingga mampu menguatkan kepariwisataan di Bali semakin meningkat, sehingga pemulihan perekonomian masyarakat dapat dilakukan.

Pembukaan kawasan suci wenara wana maka manageman monkey forest dapat memantau perkembangan kunjungan wisatawan dan pemulihan pariwisata di Bali.

Dengan hanya menunggu maka peningkatan perekonomian tidak akan menggeliat lagi apalagi saat masa-masa pandemi Covid-19 seperti ini.

Guna mendukung re-opening destinasi wisata monkey forest, General Manager Mandala Suci Wenara Wana I Nyoman Sutarjana mengatakan bahwa penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat, sebanyak 50 pcs di siapkan di sejumlah tempat areal monkey forest.

Trend ke depan diyakini wisatawan tertarik pada alam, target kunjungan semua disesuaikan dengan situasi yang ada.

Pihak manageman belum menjanjikan jumlah kunjungan akan tinggi di masa pandemi sekalipun monkey forest merupakan salah satu icon bagi Ubud. Meski demikia, upaya-upaya membuka kawasan destinasi wisata ini adalah pilihan untuk mengawali pergerakan pada masa pemulihan pasca pandemi Covid-19 nanti. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi