Prokes Dijalankan Ketat Saat Latihan Silat PSHT Denpasar

Senin, 23 November 2020 : 23.49
Penasehat PSHT Pusat Madiun Wilayah Bali Muhammad Kriyosono/Kabarnusa

Denpasar - Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Denpasar Barat menjalankan protokol kesehatan ketat saat menggelar latihan perdana di tengah pandemi Covid-19.

Latihan perdana PSHT Pusat Madiun Cabang Denpasar Ranting Denpasar Barat dilaksanakan untuk pertama kalinya di Lapangan Tegal Harum Sabtu 21 November 2020 malam.

Para pelatih, guru sampai peserta atau warga saat memasuki lapangan harus menjalani pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dengan air di wastafel dan hand sanitizer.

Penasehat PSHT Pusat Madiun Wilayah Bali Muhammad Kriyosono mengungkapkan, sesuai himbauan pemerintah maka pihaknya harus melaksanakan dengan baik yakni disiplin protokol kesehatan atau prokes.

"Kami meminta para siswa benar-benar disiplin 3M yakni selalu memakai masker, mencuci tangan di wastafel atau hand sanitizer yang disiapkan di lokasi serta menjaga jarak dari kerumunan," tuturnya.

Semua siswa yang latihan harus mengenakan masker, jika tidak tidak diperbolehkan bergabung bersama siswa lainnya. Langkah tegas ini dilakukan semata untuk melindungi diri dan orang lain selama berkegiatan atau berinteraksi saat latihan atau olahraga pencak silat.

Demikian juga, saat latihan jurus maupun tanding, tetap menjaga jarak satu siswa dengan siswa lainnya atau sosial distancing. "Semua ini kami lakukan untuk memutus penyebaran virus corona dan mencegah Klaster baru," tandasnya lagi.

Pihaknya juga menekankan himbauan kepada para siswa agar turut membantu mensosialisasikan prokes di lingkungan masing-masing.

"Mari dengan berolahraga untuk kebugaran tubuh, mematuhi prokes agar terhindar Covid-19 serta ini kesempatan untuk memperkuat silaturahmi persaudaraan antara seluruh keluarga besar PSHT," imbuh Kriyosono yang perwira di Kodam IX/Udayana ini. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi