Pekan Kebudayaan Nasional 2020 Membangkit Seniman Nusantara

Minggu, 01 November 2020 : 09.38
Presiden Jokowi saat membuka Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2020 secara virtual./Biro Pers Setpres

Bogor - Presiden Joko Widodo Menyampaikan pandemi bukanlah penghalang bagi insan seni dan budaya untuk tetap berkreasi, justru di saat seperti inilah tidak boleh menyerah dengan bergerak maju membangun memori masa depan yang lebih baik.

Kepala Negara menyampaikan itu saar membuka Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu 31 Oktober 2020 malam.

Pekan Kebudayaan Nasional menjadi bukti bahwa para budayawan dan para pekerja seni di seluruh Tanah Air tidak mau tunduk oleh pandemi Covid-19, tidak mau menyerah oleh kesulitan dan tantangan yang dihadapi.

"Tidak peduli apa sukunya, apa agamanya, asal daerahnya, semua berupaya meletakkan satu bata, bata budaya, untuk membangun peradaban Indonesia Maju," ujarnya.

Diketahui, Pekan Kebudayaan Nasional tahun ini yang digelar secara daring mengangkat tema "Ruang Bersama Indonesia Bahagia" dengan menjadikan budaya sebagai pijakan dasar dalam menghadapi pandemi saat ini.

Saat menghadapi pandemi Covid-19, memori budaya masyarakat tangguh bencana kembali hidup. Lebih dari delapan bulan masyarakat terus memupuk rasa solidaritas, gotong royong, dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi pandemi.

Dia mengungkapkan, dlam sejarah terbentuknya bangsa Indonesia, sikap optimistis dan pantang menyerah bangsa kita memang terbentuk dari tantangan alam dan kondisi geografis Nusantara, negara Indonesia juga berdiri di atas cincin api yang membuat negeri kita harus selalu siap siaga dalam menghadapi bencana.

Selama berabad-abad, kata Presiden, nenek moyang kita berusaha bersahabat dengan semua tantangan itu dan menjaga harmoni dengan alam lingkungan, membangun kebudayaan dan nilai-nilai keutamaan di atasnya.

"Itulah yang membuat bangsa Indonesia tangguh, menghargai perbedaan, kreatif, dan kaya budaya," Presiden Jokowi menuturkan.

Saat pandemi ini, masyarakat juga kembali berupaya menghidupkan kearifan lokal seperti mengangkat lagi jamu-jamu tradisional untuk meningkatkan imunitas tubuh yang sangat dibutuhkan dalam situasi pandemi ini.

Dikatakan, banyak budayawan juga terus berkreasi untuk menghibur masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi pandemi. Semuanya bekerja untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan bumi Nusantara.

Untuk itu, Kepala Negara mengajak seluruh pihak untuk terus berkarya dan menggali kearifan lokal untuk memperkuat kemampuan kita dalam menghadapi bencana dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Mari kita terus berkarya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mari terus menggali kearifan lokal untuk memperkuat kemampuan kita dalam menghadapi bencana. Mari kita terus menjaga bumi kita dengan sehormat-hormatnya," tutupnya. (lif)

Bagikan Artikel

Rekomendasi