Ombudsman Bali Ingatkan Netralitas ASN di Pilkada 2020

Jumat, 20 November 2020 : 09.20
Ombudsman Bali bertemu inspektur se-Bali pastikan netralitas ASN dalam Pilkada 2020/ist

Denpasar - Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab mengingatkan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada serentak pada 9 November 2020.

Hal itu disampaikan saat bertemu dengan para Inspektur Daerah (Irda) se-Bali untuk memastikan netralitas aparat sipil negara (ASN) dalam Pilkada 2020 di Bali.

"Kita terus meningkatkan koordinasi dalam pengawasan ASN dengan Ombudsman agar terjamin netralitas ASN demi pilkada yang demokratis," kata Inspektur Daerah Provinsi Bali I Wayan Sugiada di Denpasar, Kamis 19 November 2020.

Kepala Ombudsman Bali Umar Ibnu Al Khatab menjelaskan pertemuan tidak hanya membahas percepatan penyelesaian laporan masyarakat, namun juga memastikan ASN tetap netral di Pilkada 2020.

Pertemuan diakhiri dengan penandatangan komitmen pembentukan focal point atau narahubung di masing-masing irda.

"Focal Point berfungsi mempercepat penyelesaian laporan masyarakat melalui dukungan Irda dalam menghubungkan Ombudsman dengan Instansi Terlapor," katanya dalam "Coffee Morning" yang dihadiri inspektur dari kabupaten/kota se-Bali itu.

Namun, Focal Point di Irda se-Bali juga penting untuk memastikan netralitas ASN dalam pilkada serentak pada 9 Desember 2020. ASN itu memang tidak boleh berpolitik, sebab dia melayani seluruh lapisan masyarakat.

"Siapapun bupati atau wali kota di suatu daerah, maka ASN harus tetap melayani seluruh masyarakat. Kalau ada ASN yang terindikasi tidak netral, maka Irda bisa melapor ke Bawaslu dan kepada kami," katanya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi