Desa Adat Berperan Penting Bentengi Generasi Muda dari Penyalahgunaan Narkoba

Jumat, 13 November 2020 : 10.54
Calon Wali Kota Gede Ngurah Ambara Putra dari Paslon AMERTA menemui Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, Sang Gede Sukawiyasa di Kantor BNN Kota Denpasar/ist

Denpasar - Desa Adat di Bali memiliki peranan penting dalam membentengi generasi muda dari penyelahgunaan narkoba dan obat terlarang lainnya.

Hal itu terungkap saat calon Wali Kota Gede Ngurah Ambara Putra dari Paslon AMERTA menemui Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, Sang Gede Sukawiyasa di Kantor BNN Kota Denpasar, Kamis (12/11/2020).

Kunjungan dilakukan Ngurah Ambara sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda penerus bangsa agar tidak terjerumus narkoba di era modern sekarang ini," ujar Sukawisesa.

Saat ini pemerintah dalam hal ini Presiden mengaggap bahwa Indonesia sudah darurat narkoba. Khusus di Bali tahun 2015 tercatat lebih dari 62 ribu pengguna narkoba, dan tahun 2020 ini masih tersisa sekitar 15 ribu pengguna. 

"Kota Denpasar merupakan daerah dengan kasus narkoba terbanyak. Sembari menyampaikan anak muda sangat rentan terlibat penyalahgunaan narkoba," ucapnya.

Menurutnya, upaya yang sudah dilakukan BNN Kota Denpasar melalui Program Denpasar Bersinar yaitu Denpasar Bersih Narkoba dilakukan dengan cara pendekatan kearifan lokal yakni pararem anti narkoba yang khusus untuk pencegahan peredaran narkoba yang sudah diterapkan di 28 Desa Adat.

"Bahkan BNN Kota Denpasar juga sudah memiliki relawan di desa. Selanjutnya akan diterapkan juga Sekolah Bersinar di seluruh sekolah baik swasta maupun negeri. Selain itu juga sedang disiapkan Catin yakni Calon Pengantin Bersinar," imbuhnya.

BNN Kota Denpasar mengajak semua komponen masyarakat untuk berperan aktif dan wajib turut serta dalam kegiatan. Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang tercantun dalam UU Nomor 35.

Menurutnya peran adat sangat penting dalam menangani generasi kedepan agar mereka tidak terlibat dalam narkoba sehingga bisa membangun bangsa dengan produktif. 

"Program BNN Kota Denpasar dalam menggandeng kearifan lokal ini yaitu dengan menggandeng relawan-relawan yang ada di desa adat terutama pecalang dan sekaa teruna-teruni," tambahnya.

Calon Walikota Ngurah Ambara memberi apresiasi gebrakan BNN Kota Denpasar dalam memerangi peredaran narkoba. 

Sejalan dengan hal tersebut, dikatakan pula Paslon AMERTA memiliki komitmen yang sama dalam upaya menyiapkan generasi penerus berkualitas yang tertuang dalam program visi-misi.

"Program visi misi kami sangat jelas menuju Denpasar Berseri, Smart City, Berbudaya dan Berdaya Saing. Komitmen kami salah satunya adalah menyiapkan generasi penerus yang berdaya saing. 

Disinilah komitmen yang sama antara BNN Kota Denpasar dengan Paslon AMERTA yakni ingin mencetak generasi yang sehat dan berdaya saing," pungkas Ngurah Ambara. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi