Camat Plupuh Sragen Mantapkan Koordinasi Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Minggu, 29 November 2020 : 17.11
Camat Plupuh mengadakan rapat koordinasi untuk evaluasi rutin karena adanya keramaian pasar/Agus Nugroho Purwanto

Sragen - Dengan adanya pandemi Covid 19, Camat Plupuh Kabupaten Sragen Jawa Tengah tengah meningkatkan kewaspadaan atas penyebaran wabah virus corona di wilayahnya.

Di Kecamatan Plupuh terdapat sarana pendukung perekonomian yang terdiri dari: 5 pasar umum, 74 Toko, 120 Kios, 86 Warung, 2 BUUD/KUD, 20 Kosipa, 3 Badan Kredit, 258 Lumbung Desa dan sarana pendukung lainnya di bidang Industri Kecil dan Industri Rumah Tangga.

Untuk itu, beberapa tempat strategis antara lain pasar dan tempat tempat berkerumunnya orang menjadi perhatian selain juga perhatian adanya klaster baru di keluarga.

Upaya pencegahan oleh kecamatan dan desa untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 pun diupayakan, dengan gencarnya sosialisasi dan berbagai macam kerja bakti.

Salah satu agendanya pada Minggu (29/11/2020), Camat Plupuh Sumarno mengadakan rapat koordinasi untuk evaluasi rutin karena adanya keramaian pasar.

Rapat diselenggarakan di Desa Karungan ini dihadiri Kepala Desa Karungan Joko Sunarso, Pendamping Desa Indah Tyasmini, Relawan Pariwisata Aji Mursita, Pengawas dan Pengurus BUMDES (SINAR KARUNGAN MANDIRI) dan perangkat Desa Karungan lainnya.

Tak lupa diingatkan Camat Plupuh, peserta rapat untuk menjalankan protokol kesehatan antisipasi penyebaran covid 19, setiap peserta wajib untuk memakai masker dan duduk tamu juga wajib diberi jarak.

Kebetulan keadaan rapat dalam nuansa santai dan sederhana, berada di panggung lesehan sehingga memudahkan tamu rapat untuk menggeser duduknya.

Dalam rapat ini, camat menghimbau untuk setiap desa terdapat Satgas Covid-19 dan dapat menyemprotkan desinfektan agar paparan Covid 19 tidak menyebar ke warga desa.

Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol Kesehatan dengan disiplin 3M yakni memakai masker, selalu mencuci tangan dan menjaga jarak dari kerumunan atau social distancing.

Kepala desa Karungan Joko Sunarso, evaluasi ini terutama untuk melaksanakan kegiatan pasar sesuai protokoler kesehatan. "Kamanan dan protokol kesehatan menjadi tanggung jawab kita semua agar kita terlindungi dari penularan Covid-19," imbuhnya. (anp)

Bagikan Artikel

Rekomendasi