BI Bali Apresiasi Komitmen Bupati Suwirta Terhadap Pengelolaan Sampah

Selasa, 03 November 2020 : 20.31
Penyerahan mesin pencacah sampah bantuan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta di TOSS Center Dusun Karangdadi Kusamba/ist

Semarapura - Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Bali Trisno Nugroho memberikan apresiasi positif terhadap komitmen Bupati Klungkung terhadap pengelolaan sampah.

Trisno terkesan dengan komitmen Bupati Suwirta dan BI akan mensupport Pemkab Klungkung dalam hal mengelola sampah. Pihaknya mendukung inovasi Pemkab Klungkung dalam hal Pengelolaan sampah.

“Untuk mensukseskan suatu program, diperlukan komitmen dari pimpinan dan jajarannya dan Tunjukkanlah kontribusi untuk bangsa sampai akhir kita bekerja,” pesan Trisno di sela penyerahan mesin pencacah sampah di TOSS Center Dusun Karangdadi Kusamba, pada Selasa (3/11/2020).

Trisno menambahkan, dari semua bupati dan wali kota, hanya Bupati Suwirta yang mempunyai komitmen terhadap pengelolaan sampah.

"Sementara yang lain ribut dengan bagaimana cara menangani sampah, tetapi hanya Bupati Suwirta yang melakukan sesuatu untuk menyelesaikan masalah tersebut, tukasnya.

Bantuan yang diberikan berupa mesin Chopper Mill dengan dimensi 1900 x 1050 x 1400 MM, dengan kapasitas 225 -325 Kg/Jam. Menggunakan sistem pisau knockdown yakni sistem pisau pencacah bisa dibongkar pasang, sehingga dapat memaksimalkan kinerja mesin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Ngurah Kirana menyampaikan ucapan terima kasih atas mesin pencacah sampah yang diberikan, dan dalam pengembangan Inovasi TOSS ini mendapatkan dukungan metodologi secara ilmiah dari STT PLN, dan Indonesia Power.

A.A Ngurah Kirana menyatakan, Bupati Suwirta berkomitmen dalam pengelolaan sampah, hal tersebut dapat terlihat dari hamper setiap hari berkunjung ke TOSS Center. “Bagaimana kita mengelola pariwisata apabila sampah masih berserakan”, Ujarnya.

A.A Ngurah Kirana menambahkan bahwa sampah organik yang dikelola Pemkab Klungkung, tidak menimbulkan bau tetapi dikelola menjadi pupuk dengan metode ozaki Jepang, dan metode lainnya. kemudian sampah non organic dipilah menjadi 20 jenis sampah, termasuk styrofoam, yang dapat dijual.

Bupati Suwirta memperkenalkan mengenai salam Gema Santi yang merupakan cikal bakal dari Inovasi Pemkab Klungkung yakni Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) serta menyampaikan tentang bagaimana awal tercetusnya Inovasi TOSS kepada Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Bali Trisno Nugroho dan jajarannya.

Inovasi TOSS sudah masuk ke Top 40 di Pemerintah Pusat, dan memperoleh dana 4,5 Miliar, dan TOSS Center Karangdadi ini dibangun dengan menggunakan dana tersebut.

Suwirta menyatakan bahwa alat yang digunakan dalam mengelola sampah pada inovasi TOSS ini belum masuk ke E-Katalog, sehingga selama ini TOSS dapat berjalan melalui bantuan CSR dari berbagai sumber diantara BPD, BNI dan lain-lainnya.

TOSS ini merupakan bagian dari Pemkab Klungkung yang dapat diimplementasikan dalam rangka mendukung peraturan Gubernur Bali yakni mengenai mengelola sampah dari sumbernya.

Bupati Suwirta berharap dengan adanya TOSS Center ini dapat terintegrasi dengan berbagai sektor, diantaranya sektor pertanian, pariwisata, dan sektor lainnya.

Dia menyadari bahwa pemerintah tidak akan sanggup mengelola sampah anorganik dan pupuk yang dihasilkan di TOSS Karangdadi ini, maka dari itu, beliau membuat Suatu Koperasi yang nantinya akan mengelola Sampah Anorganik dan Pupuk yang dihasilkan oleh TOSS Center ini.

Pihaknya berharap, agar BI ke depan dapat ikut membantu berpartisipasi dengan Pemkab Klungkung dalam mengelola sampah dan mengharapkan dengan bantuan mesin pencacah sampah dapat membantu Pemerintah dalam mengelola sampah dan membuat Desa Kusamba menjadi Desa yang lebih asri lagi.

"Mesin pencacah sampah ini, akan dikelola oleh DLHP Pemkab Klungkung untuk dipergunakan di TOSS Center Karangdadi, mesin ini saya harapkan agar bisa dirawat, dijaga dan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya," ujar Bupati Suwirta kepada petugas di TOSS Center Karangdadi.

Bupati Suwirta menambahkan bahwa Pemkab juga mempunyai Inovasi Lain di bidang mengelola sampah yakni Gema Tansaplast, inovasi Gerakan Bersama Puputan Sampah Plastik (Gema Tansaplast) yang bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI).

“Dengan adanya TOSS Center, Semoga dapat memberikan dampak positif dibidang ekonomi bagi daerah sekitarnya”, ucapnya.

Dalam Kegiatan tersebut juga diisi edukasi Kebanksentralan dan Sosialisasi penanganan Sampah di Desa Kusamba yang diikuti oleh masyarakat setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut. Camat Dawan I Dewa Gede Widiantara dan instansi beserta undangan terkait lainnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi