Antisipasi Penyebaran Covid-19, Hanya 30 Persen Pegawai Kerja di Kantor

Kamis, 26 November 2020 : 22.27
Media Gathering CCAI sekaligus pelatihan dalam sesi Workshop Hidroponik di Bokasi Farm, Rabu, 25 November 2020/Kabarnusa

Denpasar - Mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 banyak perusahaan atau instansi pemerintah maupun swasta membatasi sekira 30 persen pegawai masuk kerja ke kantor sisanya di lapangan ataupun work from home atau bekerja di rumah.

Diantara perusahaan yang menerapkan kebijakan itu adalah Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) Balinusa Operation yang sebagian pegawainya menjalankan work from home (WFH.) atau bekerja dari rumah.

Corporate Affairs Executive Coca-Cola Amatil Indonesia Balinusa Operation Made Pranata Wibawa Ade Putera menyatakan, dalam kondisi pandemi ini dampak yang cukup signifikan dirasakan di semua lini bisnis.

"Namun upaya untuk bertahan dalam keadaan dan tetap fokus untuk hasil terbaik terus dilakukan dengan cara beradaptasi dengan perubahan yang sangat dinamis dan mampu melihat peluang dan kesempatan di sekitar,” tutur Pranata.

Selama pandemi Covid-19, seiring adaptasi tatanan kehidupan era baru, maka pihaknya juga melakukan penyesuian menyangkut sistem kerja dengan sistem prosentase yakni hanya 30 persen saja, yang dioperasionalkan.

Langkah itu ditempuh untuk pencegahan penyebaran Covid-19 atau untuk mencegah klaster baru di perkantoran.

"Maksimal 30 persen pegawai yang bekerja di kantor. Jika ada yang bekerja ke kantor, maka harus ada izin di mana hal itu dimaksudkan untu meminimalisir kontak fisik antara pegawai," tuturnya Rabu, 25 November 2020.

Kemudian, bagian prokses mengisi aplikasi "self assesstmen", untuk memonitor pergerakan pegawai.

Prokes ini terus dipantau dalam implementasinya seperti di outlet-oulet, seperti dibuatkan pembatas kasir, demikian juga di outet tradisional disediakan. Beberapa program dan inisiatif yang mendukung pengembangan komunitas dan lingkungan sehat yang berkelanjutan, terus dioptimalkan.

Dicontohkan pula oleh Pranata, saat digelarnya Media Gathering dan sekaligus pelatihan dalam sesi Workshop Hidroponik Rabu, 25 November lalu, juga menerapkan prokes ketat.

Semua peserta media gathering harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh, mamakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sebagaimana seruan disiplin 3M.

Pihaknya terus mensosialisasikan penerapan prokes di lingkungan pegawai maupun tamu atau mitra kerja saat berkunjung demi memutus penyebaran Covid-19 khususnya di lingkungan perkantoran. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi