Aksi Donor Darah Generasi Milenial Denpasar Semarakkan Peringatan Hari Pahlawan

Minggu, 15 November 2020 : 15.10
Komunitas Gerakan Perpustakaan Anak Nusantara (GPAN) Regional Bali, Komunitas Turun Tangan Bali,Komunitas Kejar Mimpi Bali , dan Komunitas Leo Club Bali Shanti berkolaboraksi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bali mengadakan aksi sosial donor darah/ist

Denpasar - Generasi milenial Kota Denpasar merayakan Hari Pahlawan 10 November untuk mempertebal semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap sesama dengan menggelar aksi donor darah.

Empat komunitas anak muda di Denpasar yaitu Komunitas Gerakan Perpustakaan Anak Nusantara (GPAN) Regional Bali, Komunitas Turun Tangan Bali, Komunitas Kejar Mimpi Bali, dan Komunitas Leo Club Bali Shanti berkolaboraksi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali mengadakan aksi sosial donor darah di Markas PMI Provinsi Bali Jalan Imam Bonjol, Sabtu 14 November 2020.

Tema diusung dalam aksi donor darah yang digagas oleh empat komunitas ini adalah "Share Your Blood, Be A Hero".

Dengan menerapkan prinsip 3 M (menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker) kegiatan aksi donor darah diikuti oleh 80 peserta yang berasal dari generasi millenial yang berasal dari berbagai komunitas, organisasi, dan masyarakat umum.

Komunitas dan organisasi yang mengirimkan delegasinya untuk mendonorkan darah diantaranya Komunitas 234 SC Bali, Komunitas Jejak Literasi, Komunitas Earth Hour Bali, Komunitas IKLIM Poltekpar, Komunitas Indorunners Bali, Komunitas Tualang Bali, PMKRI, Komunitas Bumi Setara, JCI Bali, dan Rotaract Club Bali Area.

Tercatat 80 peserta yang mengikuti aksi ini dimana hanya 66 peserta yang lolos untuk bisa mendonorkan darahnya setelah menjalani tes kesehatan berupa cek tekanan darah dan hemoglobin darah.

Rata-rata peserta yang tidak lolos dikarenakan istriahat yang tidak cukup sehingga kondisi tekanan darah kurang baik, belum cukup usia dan belum sarapan sehat.

Rincian kantong darah dari peserta aksi donor ada 19 kantong golongan darah A, 17 kantong golongan darah B, 25 kantong golongan darah A, dan 5 kantong golongan darah B. Semua peserta donor hampir 75% adalah pendonor untuk pertama kalinya.

Ketua Panitia Kegiatan Aksi Donor Darah Herdian Armandhani, mengajak generasi millenial untuk meneruskan perjuangan para Pahlawan yang telah gugur dengan aktif berkegiatan sosial.

Dia mengajak para generasi millenial untuk berkontribusi positif dengan hal-hal yang mereka bisa lakukan salah satunya dengan mendonorkan darahnya untuk membantu sesama.

"Jika tidak mampu membantu dengan harta maka dengan setetes darah bisa membantu sesama yang membutuhkan," tegas pemuda alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana ini.

Koordinator Acara Aksi Donor Darah yakni I Gusti Putu Arya Utama atau akrab disapa Arya menyampaikan persiapan acara donor darah telah dimulai sebulan melibatkan relawan yang terbatas.

"Semoga kegiatan ini khususnya dalam rangka hari pahlawan dapat membangkitkan semangat generasi muda untuk berkontribusi bagi bangsa dari hal sederhana namun sangat mulia seperti donor darah. Semoga Tuhan merestui karma yoga ini," tuturnya.

Perwakilan organisasi Iklim Poltekpar, Herdyan Rangga Pranata juga berujar bahwa aksi donor darah merupakan bentuk sumbangsihnya sebagai generasi millenial.

"Saya bisa menambah relasi juga, dan menambah keinginan saya untuk donor darah selanjutnya, karena dapat membantu orang-orang yang membuntuhkan nantinya," tandas pemuda kelahiran Denpasar, 27 November 2001 ini.

Diantara komunitas yang hadir anggota dari Komunitas 234 SC Bali paling banyak mengirimkan delegasi untuk mendonorkan darah. Angga Krisna D Jaya Ketua 234 SC Regional Wilayah Denpasar memberikan pujian terhadap aksi donor darah

"Untuk rekan-rekan semua adalah untuk tetap meneruskan kerja yang sangat luar biasa ini demi kepentingan khalayak ramai, mari ajak saudara-saudara lainnya untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan di luar sana," tutupnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi