Tunda Pengajian, Warga Muslim Sading Harapkan Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Minggu, 04 Oktober 2020 : 10.18
Jamaah Al Fattah dan Muslimah Iqro di Perumahan Dewata Permai Desa Sading Kecamatan Mengwi, sementara menunda kegiatan pengajian rutin karena pandemi Covid-19/foto:Kabarnusa

Mangupura - Warga Muslim Jamaah Al Fattah dan Muslimah Iqro Sading Badung Bali memutuskan untuk sementara waktu menunda kegiatan pengajian rutin menyusul perkembangan pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir.

Sejak penyebaran virus corona atau Covid-19 merebak bulan Maret lalu, aktivitas masyarakat nyaris lumpuh. Demikian juga kegiatan beribadah juga ikut terpengaruh, kini tidak bisa lagi bersembahyang di tempat ibadah.

Menindaklanjuti anjuran pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan, semua kegiatan ibadah dalam skala besar atau dalam kerumunan besar, dilarang dilakukan di tempat ibadah. Pemerintah meminta agar beribadah sementara waktu sampai pandemi reda, dialihkan ke rumah.

Demikian juga, sesuai himbauan pemerintah, Jamaah Al Fattah dan Muslimah Iqro di Perumahan Dewata Permai Desa Sading Kecamatan Mengwi, juga melaksanakan dengan penuh kesadaran.

Biasanya, pengajian rutin dua mingguan, dilaksanakan puluhan warga muslim setempat, kini ditiadakan.

"Untuk sementara ditunda dahulu, sampai ada pemberitahuan resmi dari pemerintah maupun MUI, terkait kegiatan keagamaan, kami tentu mengikutinya dengan penuh kesadaran," kata Ketua Jamaah Al Fattah Mulyadi, dalam keterangannya, Minggu (4/10/2020).

Mulyadi menyampaikan himbauan dan informasi tersebut kepada jamaah dan semua mendukung. Alasannya, demi menjaga keselamatan dan kesehatan jamaah lebih penting dari pada melakukan kegiatan berkumpul atau berpergian yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19.

Ibadah juga tetap bisa dilaksanakan kendati di rumah. Jika kondisi sudah memungkinkan atau kondusif, tentunya warga berharap bisa melaksanakan kegiatan pengajian bersama secara rutin.

Semua keputusan dan kebijakan pemerintah yang diharapkan bisa dilaksanakan sampai ke bawah, tak lain, untuk melindungi keselamatan warga.

Pihaknya dalam berbagai kesempatan bertemu warga muslimn, juga tak henti mengingatkan agar mereka melaksanakan protocol kesehatan dengan baik saat pergi ke luar rumah

Warga diminta tetap menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun air bersih, juga menjaga jarak menghindari kerumunan. Berbagai media seperti stiker, spanduk, panflet ajak himbauan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan juga telah dipasang.

"Kami sudah pasang semua himbauan protokol kesehatan di tempat-tempat strategis di kompleks perumahan seperti di mushola," imbuhnya

Muhammad Imron, warga lainnya, juga menilai dalam situasi pandemi ini, maka tindakan pencegahan menjadi penting dan strategis dalam membendung penyebaran Covid-19. Termasuk sementara waktu kegiatan keagamaan yang ditunda sampai pandemi berlalu.

"Saya juga mengajak saudara-saudara warga perumahan, mari patuhi protokol kesehatan, dengan menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan keluarga masing-masing," imbuhnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi