Tim Gabungan Menindak 22 Pelanggar Prokes di Denpasar

Senin, 26 Oktober 2020 : 18.26
Petugas menjaring 22 orang pelanggar, dari jumlah itu 21 orang tidak menggunakan masker dan 1 orang menggunakan tapi tidak benar/ist.

Denpasar - Tim Gabungan Yustisi Denpasar Satpol PP Kota Denpasar, Dishub, TNI, Polri bersama Tim Penegakan Peraturan Daerah Kota Denpasar Senin (26/10/2020). Kegiatan rutin operasi penertiban disiplin dan penegakan Hukum Protokol Kesehatan dipimpinKasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga.

Sayoga mengatakan, kegiatan kali dilaksanakan di wilayah Desa Peguyangan Kangin. Mengingat di wilayah tersebut kasus positif covid 19 cukup tinggi. "Kami setiap melakukan kegiatan selalu digelar di wilayah zona orange atau penderita covid-19 yang cukup banyak.

"Penegakan perda kami selalu gelar agar masyarakat memahami bahwa sangat penting mematuhui protokol kesehatan," jelas Sayoga. Petugas menjaring 22 orang pelanggar, dari jumlah itu 21 orang tidak menggunakan masker dan 1 orang menggunakan tapi tidak benar.

Sesuai Peraturan Gubenur, maka 21 orang yang tidak menggunakan masker langsung di denda sebesar Rp 100ribu. Satu orang lagi yang menggunakan masker tapi tidak pada tempatnya hanya diberikan pembinaan.

Dengan terus diberikan sanksi bagi yang melanggar maka diharapkan masyarakat tidak akan ada yang melanggar lagi, sehingga penularan virus covid 19 bisa diputus mata rantainya. Pencegahan penularan covid 19 dibutuhkan partisipasi atau kesadaran masyarakat.

Setelah dilakukan penegakan sekian kali menurutnya masyarakat sudah mulai nampak kesadarannya tentang protokol kesehatan. Meskipun demikian tapi masih beberapa orang tidak paham sehingga dalam sidak masih diketemukan tidak memakai masker.

"Dalam hal ini tugas kita semua harus tetap melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukatif untuk dapat menggugah atau mendorong percepatan perubahan prilaku masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan prilaku hidup bersih dan sehat," tegasnya.

Penertiban ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga masyarakat sadar, memahami dan mentaati protokol kesehatan. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi