Terumbu Karang Seluas 50 Hektare Disiapkan Demi Pulihkan Pesisir Bali

Selasa, 06 Oktober 2020 : 09.02
Menteri Edhy meminta Pemda Bali untuk segera menentukan lokasi sekaligus mengeluarkan izin untuk kegiatan transplantasi terumbu karang/ foto: KKP

Jakarta - Pemerintah menargetkan melakukan transplantasi atau penanaman kembali terumbu karang di lima lokasi di Pulau Dewata seluas 50 hektare guna memulihkan kawasan pesisir.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo optimistis program Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) di Bali akan berjalan sesuai rencana dan akan rampung tahun ini.

Kegiatan bertujuan untuk konservasi atau pemulihan ekosistem pesisir laut, khususnya terumbu karang. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan lapangan kerja dari tumbuhnya destinasi wisata bahari di Bali serta membuka peluang eco-eduwisata.

"Secara prinsip pelaksanaan ini sudah sangat maju, teman-teman dari KKP dan Menko selalu koordinasi. Pelaksanaannya kami sangat yakin sesuai waktu walaupun 50 hektare," kata Menteri Edhy saat rapat koordinasi bersama Menko Kemaritiman dan Investasi secara virtual, Senin (5/10/2020).

Menteri Edhy meminta Pemda Bali untuk segera menentukan lokasi sekaligus mengeluarkan izin untuk kegiatan transplantasi terumbu karang. Selain itu, Menteri Edhy juga meminta agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memperbolehkan pengambilan bibit terumbu karang dari alam di luar area konservasi.

Jika diizinkan, Menteri Edhy memastikan pengambilan bibit alam akan dilakukan secara profesional oleh tangan ahli. Dari jumlah memang tidak besar cuma 50 hektare, tapi jumlah bibit per hektare 56 ribuan, perlu rekomendasi untuk ambil dari bibit alam tapi bukan dari yang konservasi.

Tambahan iformasi, transplantasi terumbu karang di Bali direncanakan akan dilakukan dengan sejumlah metode di antaranya Mars Accelerated Coral Reef Restoration System_ (MARRS), atau mengembangkan struktur koral melalui rangka laba-laba yang digunakan untuk mencangkok terumbu karang.

Kemudian bioreeftek atau menciptakan media sebagai tempat hidup bagi karang. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi