Tatanan Kehidupan Era Baru, Masyarakat Dihimbau Disiplin 3M

Minggu, 25 Oktober 2020 : 20.49
Dari razia penegakan prokes, 12 orang tanpa menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kepada mereka, dilakukan pembinaan dan diingatkan tentang pentingnya memaka masker secara benar/ist.

Denpasar - Memasuki tatanan kehidupan era baru masyarakat terus diingatkan agar disiplin menjalankan 3M untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Coviud-19.

Lurah Panjer Made Suryanata mengatakan untuk mendisiplinkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan prokes, pihaknya melakukan pemantauan di lapangan seperti dilakukan pada Minggu (25/10/2020).

Kegiatan juga sekaligus pemantauan protokol kesehatan menyasar Pasar Nyanggelan. Pemantauan dilaksanakan pagi sampai siang, melibatkan Tim gabungan dengan jumlah TNI 3 Orang, Polri 3 orang, Linmas 9 orang dan Anggota LPM sebanyaj 8 orang.

Dari razia penegakan prokes, 12 orang tanpa menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kepada mereka, dilakukan pembinaan dan diingatkan tentang pentingnya memaka masker secara benar.

“Memakai Masker yang benar itu harus menutupi hidung hingga dagu, jangan di leher dan ditaruk dikantong”, tutur Suryanta.

Pihaknya berharap, masyarakat memasuki hidup di era kebiasaan baru agar membiasakan diri keluar rumah memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan hindari kerumunan.

"Kami himbau masyarakat membiasakan cuci tangan dengan hand sanitizer dan menjaga imun tubuh dengan cara makan makanan bergizi," tandasnya. Langkah ini, guna menekan laju penyebaran COVID-19 di Kota Denpasar yang mengalami trend kenaikan kasus positif.

Upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Denpasar maka Kelurahan Panjer bersama Tim yang terdiri dari TNI, Polri, Danramil, linmas dan unsur Kelurahan serta pecalang setempat melaksanakan penertiban bersama penggunaan masker.

Petugas mensosialiasikan prokes di Kelurahan Panjer yakni di Pasar Nyanggelan di Jalan Tukad Paketisan ini menyasar kepada warga yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker dan melaksanakan sosial distancing.

Sosialisasi prokes menyasar para pelaku usaha dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi kerumunan warga. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi