Stiker Ayo Pakai Masker Hiasi Angkutan Kota di Magelang

Selasa, 27 Oktober 2020 : 21.04
Stiker Ayo Pakai Masker menghiasai angkutan Kota di Magelang/Agus Nugroho Purwanto

Magelang - Kota Magelang dikenal dengan sebutan kota seribu bunga saat masa pandemi Covid-19 tampak memberlakukan protokol kesehatan di banyak tempat termasuk di sarana angkutan kota.

Semua angkotan kota melintasi di kaki bukit Gunung Tidar Magelang ini diberi stiker sosialisasi ajakan memakai masker. Satlantas Polresta Magelang bersama Organda kota Magelang memberikan stiker tempel di angkutan umum sebagai anjuran penggunaan masker untuk warga kota Magelang.

Tahap awal ini, sedang berjalan untuk penempelan stiker di kendaraan dan himbauan pemakaian masker, yang di berikan kepada angkutan kota Magelang jalur 4.

Saat pandemi ini, kata Heri W. seorang Pengemudi angkutan kota jalur 4, jurusan terminal Magelang ke Kebonpolo melewati pecinan kota Magelang dan kembali lagi ke arah terminal kota Magelang, jumlah penumpang menurun drastis.

Sebelumnya sekali trip jalur berangkat bisa diisi oleh 7 sampai 9 penumpang, kini ditengah pendemi hanya berjumlah 3 sampai 4 penumpang saja.

Sehingga pihak Organda kota magelang pun menghimbau kepada pemilik angkutan untuk memberikan keringanan setoran sopir ke perusahaan yang rata rata sebelum pendemi ini berkisar antara 70.000 sampai dengan 80.000, menjadi antara 30.000 sampai dengan 40.000 per hari.

Himbauan pemerintah, untuk tidak keluar rumah terkait Covid-19 ini juga memberikan dampak atas mobilitas warga kota Magelang yang menurun drastis.

Untuk ikut memutus rantai pendemi virus corona, dan memberikan rasa aman untuk pengemudi serta penumpang angkutan, pihak organda bersama polres kota Magelang membagikan stiker yang ditempelkan di badan angkutan atau kaca angkutan.

Stiker itu dapat dibaca dan diperhatikan oleh pengguna jalan atau penumpang angkutan.

Ajakan memakai masker ini menjadi unik di kota Magelang, karena belum semua jalur angkutan yang melewati kota Magelang ditempeli stiker memakai masker, dan belum tentu juga dapat di laksanakan di kota lain.

Menurut Heri, selama setengah bulan ini angkutan diberikan stiker pada saat ada sosialisasi dari Polres dan Organda. Penumpang yang membaca akan menyadari betapa penting nya sosialisasi tentang prokes kesehatan ini, karena dituntut untuk hidup berdampingan sementara waktu dengan virus corona.

Juga, penerapan protokol kesehatan dengan disiplin 3M ini, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sesering mungkin menjadi hal yang setiap saat wajib diterapkan. (anp)

Bagikan Artikel

Rekomendasi