Putus Covid-19, Kawasan Malioboro Berlakukan Protokol Kesehatan Bagi Pengunjung

Selasa, 20 Oktober 2020 : 14.14
Suasana lengang di sepanjang Jalan Malioboro Senin 19 Oktober 2020 malam. Setelah libur akhir pekan, Jalan Malioboro tampak lengang tidak ramai seperti sebelum wabah corona/Agus Nugroho Purwanto.

Yogyakarta - Wisatawan atau masyarakat lainnya yang beriwisata di kawasan Malioboro Kota Yogyakarta harus mematuhi protokol kesehatan salah satunya wajib memakai masker.

Suasana tampak lengang di sepanjang Jalan Malioboro pada Senin 19 Oktober 2020 malam. Setelah libur akhir pekan, Jalan Malioboro tampak lengang sama seperti jalan lainnya, karena pengunjung tidak terlalu ramai seperti sebelum wabah virus corona melanda negeri.

Imbas dari pandemi Covid1-9 ini, membuat tempat wisata seperti Malioboro sepi pengunjung karena pembatasan ruang gerak sejak awal bulan Maret lalu.

Saat ini diberlakukan ketentuan tatanan kehidupan era baru atau new normal dan masa transisi, protokol kesehatan wajib diterapkan di seluruh pelosok negeri termasuk di kota pelajar dan budaya ini.

Himbauan untuk disiplin 3M juga diterapkan dan menjadi slogan dan menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat Indonesia untuk aktivitas kesehariannya. Masyarakat diminta mencuci tangan pada air mengalir, memakai masker, dan menjaga jarak antar orang.

Begitu juga suasana di Malioboro, disiplin protokol kesehatan sebagai salah satu syarat untuk memutus rantai wabah virus corona.

Terlihat para pengunjung memakai masker pada saat berjalan jalan di sekitar toko. Demikian juga penjual seperti cindera mata di sepanjang jalan yang menjadi magnet Ibu Kota Yogyakarta ini.

Antara pengunjung dan pedagang juga sama memakai masker. Diah pengunjung dari Kabupaten Sleman, mengatakan dirinya memakai masker sudah menjadi kebutuhan demi kesehatan bersama.

"Memakai maskerem menjadi kewajiban dan tanggungjawab masing masing agar kita bisa terhindar dari penularan virus corona," sambung Diah.

Artinya, pemerintah dan Gugus Tugas Covid 19 terus mengguangkan untuk selalu menjaga jarak antar orang, memakai masker dan mencuci tangan dan batas maksimal untuk berkumpul.

"Manjaga protokol kesehatan adalah hal yang wajib dipatuhi oleh semua orang agar kita bisa selamat dari wabah ini," Diah menambahkan. Dari pantauan, tidak semua pengunjung di Malioboro memakai masker.

Petugas Satpol PP dan Dishub setempat, tampak siaga menjaga kawasan Malioboro dan terus mensosialisasikan, mengingatkan pengunjungnya untuk mematuhi protokol kesehatan.

Jika petugas menemukan pengunjung tidak memakai masker, dilakukan pendekatan dan sosialisasi sampai dengan tindakan pemberian masker oleh petugas.

Tidak sedikit yang berusaha mengelak untuk pergi dari petugas, namun petugas tetap memberikan sosialisasi karena sudah menjadi peraturan pemerintah.

Diketahui, Gubernur DIY telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. (anp)

Bagikan Artikel

Rekomendasi