Pintu Masuk Bali Diperketat, 24 Orang Dikembalikan ke Ketapang

Rabu, 28 Oktober 2020 : 12.50
Kodam IX/Udayana bersama instansi terkait memperketat beberapa titik yang berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19 dan mencegah agar tidak terjadi kluster baru/ist

Denpasar - Sebanyak 24 orang dikembalikan oleh petugas ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi karena tidak mengantongi surat Rapid Test saat tiba di Pelabuhan Gilimanuk Bali.

Dalam menghadapi liburan panjang 28 November 2020 sampai dengan 1 November 2020 mendatang, Kodam IX/Udayana bersama instansi terkait memperketat beberapa titik yang berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19 dan mencegah agar tidak terjadi kluster baru.

Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G dalam keterangan tertulisnya di Denpasar, pada Selasa (27/10/2020).

Penebalan personel diterjunkan untuk memperketat akses-akses masuk khususnya ke Pulau Bali seperti di Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai kemudian Bandara Ngurah Rai dan Terminal Ubung serta Mengwi.

Hal ini bertujuan untuk memastikan agar penumpang tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan juga bagi masyarakat yang akan berkunjung ke Bali agar dilengkapi juga dengan surat hasil Rapid Test yang berlaku.

"Walaupun kita belum bisa memastikan kapan pandemi ini akan berakhir, namun kita harus senantiasa waspada dan berjaga-jaga agar kita tidak tertular," ucap Kapendam.

Selain itu, kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan dan petugas-petugas di lapangan akan terus mendisiplinkan masyarakat agar senantiasa melaksanakan Prokes.

Masyarakat yang akan ke Bali, harus dilengkapi dengan surat hasil Rapid Test, karena terhitung mulai tanggal 19 sampai dengan 25 Oktober di Pelabuhan Gilimanuk masih didapati sebanyak 24 orang yang tidak melengkapi surat hasil Rapid Test.

Mereka akhirnya dipulangkan oleh petugas ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Kegiatan lain yang akan dilakukan selama libur panjang ini adalah petugas akan memastikan masyarakat melaksanakan Prokes di beberapa tempat fasilitas umum yang cendrung menjadi tempat kerumunan orang, seperti tempat wisata, tempat ibadah dan pusat perbelanjaan.

Kampanye Prokes pun terus dilaksanakan secara masif seperti himbauan kepada masyarakat yang mengunjungi fasilitas umum agar mematuhi Prokes.

Masyarakat dihimbau agar melakukan pembatasan pengunjung maksimal 50 persen dan kepada pelaku usaha agar menyiapkan perlengkapan thermo gun, hand sanitizer dan alat cuci tangan.

"Kodam IX/Udayana akan terus All Out dalam melaksanakan pendisiplinan Prokes, diharapkan dengan kegiatan pendisiplinan ini kita dapat menekan angka penyebaran Covid-19 ini khususnya di wilayah Bali Nusra," harap Kapendam. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi