Libur Panjang, Operasi Penegakan Prokes Digencarkan di Bangli

Sabtu, 31 Oktober 2020 : 10.20
Pelaksanaan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan COVID-19 akan terus dilaksanakan terlebih pada saat pelaksanaan libur panjang cuti bersama dari tanggal 28 Oktober sampai 1 November 2020/ist.

Bangli - Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Dan Penebakan Hukum Protokol Kesehatan dalam rangka menekan penyebaran COVID-19 saat libur panjang terus dilaksanakan dengan gencar dan semakin masif dengan melibatkan berbagi unsur seperti di Kabupaten Bangli.

Kecamatan Kintamani, Bangli menjadi dengan sasaran operasi ini karena sebagai objek wisata, restauran, tempat warung atau kedai kopi dan titik keramaian lainnya.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan pada hari libur cuti bersama Hari Raya Maulid Nabi Muhammad SAW.

Juga sebagai implementasi dari penerapan Peratura Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Bangli Nomor 39 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Danramil 1626-04/Kintamani Kapten Chb I Komang Gita yang menyebutkan keterlibatan para personel satuannya yaitu Babinsa yang bersinergi dengan unsur pengamanan lainnya dari pihak pemerintah daerah, pihak kepolisian, dinas terkait dan juga unsur Satgas Gotong Royong Desa.

"Ada 95 personel terlibat penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dari unsur TNI Kodim 1626/Bangli dan Koramil 1626-04/Kintamani, Polres Bangki dan Kepolisian Sektor Kintamani.

"Dari Pemkab Bangli yaitu Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Pemerintah Kecamatan Kintamani dan juga Satgas Gotong Royong Desa", ungkapnya.

Di lapangan rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan gabungan yang dipimpin oleh Kabag Operasi Polres Bangli Kompol I Wayan Sunarta dan dilanjutkan pembagian tugas untuk masing-masing instansi yang dibagi menjadi dua tim yaitu tim pengamanan kunjungan wisata dan tim penegakan yustisi.

Dalam operasi yang berlangsung selama dua setengah jam tersebut secara total didapatkan 34 orang warga yang melanggar penerapan protokol kesehatan.

32 orang warga tidak menggunakan masker sehingga bagi mereka sebanyak 25 orang diberikan tindakan push up dan 9 orang melaksanakan sanksi sosial. Dua orang lainnya, salah menggunakan masker, sehingga disampaikan penggunaan yang benar.

Pelaksanaan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan COVID-19 akan terus dilaksanakan terlebih pada saat pelaksanaan libur panjang cuti bersama dari tanggal 28 Oktober sampai 1 November 2020.

"Kunjungan orang atau masyarakat meningkat dan kita tidak menginginkan adanya kluster baru penyebaran COVID-19 dari kegiatan wisata maupun yang lainnya," jelas Gita.

Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, menegaskan, dalam cuti bersama ini pihaknya besama-sama meningkatkan pengawasan terhadap kunjungan wisatawan ke Bangli khususnya Kintamani.

Mengingat, Kintamani menjadi tujuan dari wisatawan yang saat ini didominasi oleh wisatawan domestik. "Selain Kintamani, kami melaksanakan kegiatan serupa di wilayah Bangli, Tembuku dan Susut karena tiga wilayah tersebut juga memiliki tempat wisata", demikian Dandim. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi