Lestarikan Kendaraan Tradisional, Dokar City Tour Denpasar Kembali Beroperasi Terapkan Prokes

Jumat, 16 Oktober 2020 : 20.39

Denpasar - Untuk melestarikan kendaraan tradisional setelah sempat tidak beroperasi lantaran meningkatnya kasus Covid-19 kini Dokar Denpasar Heritage City Tour kembali beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sejak 3 Oktober lalu, kendaraan tradisional ini sudah bisa dijumpai lalu lalang di jalanan Ibu Kota Provinsi Bali. Penerapan protokol kesehatan menjadi kewajiban mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19 di Kota Denpasar.

Sejak mewabahnya Covid-19 di Kota Denpasar, beberapa sektor mengalami goncangan yang hebat.

"Guna memberikan stimulus sebagai upaya pelestarian kendaraan tradisional, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pariwisata turut memberikan bantuan subsidi bagi Kusir dokar yang berjumlah 8 orang," ungkap Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani dalam keterangannya, Jumat (16/10/2020).

Salin pemberian subsidi, Dokar Heritage City Tour Kota Denpasar juga turut menerapkan protokol kesehatan dalam operasionalnya. Selain itu, proses pembayaran bagi yang tidak sisubsidi saat ini bisa menggunakan Qris BPD Bali.

Pihaknya berkomitmen mendukung keberlanjutan sektor pariwisata City Tour di Kota Denpasar, selain itu juga subsidi ini merupakan bentuk dukungan terhadap kusir dokar ditengah pandemi Covid-19.

Dokar City Tour mulai beroperasi sejak 3 Oktober sampai dengan 20 Desember 2020 mendatang. Selama pandemi Covid-19 ini, penumpang dan kusir diwajibkan menerapkan protokol kesehatan yang disiplin.

“Wajib jaga jarak, wajib mencuci tangan, dan 1 dokar hanya untuk 2 orang dewasa saja, bagi yang tidak menggunakan msker dan kondisi kurang sehat tidak diperkenankan untuk naik dokar,” kata Dezire.

Selain itu, sebagai upaya mendukung keamanan transaksi guna mencegah penularan Covid-19, Dokar Heritage City Tour Kota Denpasar juga dilengkapi dengan pembayaran menggunakan Qris BPD Bali.

Dijelaskan, layanan dokar pada hari Sabtu dan Minggu adalah gratis. Qris digunakan diluar jadwal layanan gratis tersebut. Qris adalah layanan pembayaran non tunai.

Adanya Qris diharapkan transaksi pembayaran bisa lebih efisien dan murah, dan menghindari kontak langsung antara kusir dokar dengan penumpang,” paparnya.

Pihaknya berharap, beroperasinya dokar Denpasar Heritage City Tour, baik kusir dokar maupun penumpang bisa mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin 3M mulai mamakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak dari kerumunan.

Tentu saja, melalui bentuk dukungan ini, diharapkan membantu para kusir dokar pada masa masa sulit ini. Diharapkan, semoga dengan pemberian subsidi ini dapat meringankan beban kusir dokar saat pandemi.

"Semoga dapat memberikan manfaat maksimal bagi keberlangsungan pariwisata City Tour di Kota Denpasar,” Dezire menambahkan. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi