KOICA, ICRC Sepakat Bantu Penjara-Penjara di Indonesia

Kamis, 08 Oktober 2020 : 11.59

Jakarta - Menandai kemitraan pertama kali antara kedua organisasi, Korea International Cooperation Agency (KOICA) dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) bersama-sama berkomitmen untuk mendukung pemerintah Indonesia mengendalikan penyebaran COVID-19 di tempat-tempat penahanan dan memitigasi dampak pandemi.

Pandemi COVID-19 menjadi tantangan yang tidak lazim di tempat-tempat penahanan di seluruh dunia.

Mengingat kerentanan khusus para tahanan dan berbagai kesulitan yang dihadapi ketika mengendalikan penyebaran virus dalam lingkungan seperti ini, upaya terkonsentrasi telah dilakukan di seluruh dunia.

Komitmen bersama tersebut diformalkan melalui Nota Kesepahaman (MoU) pendanaan sebesar 200.000 dolar AS (2,94 milyar rupiah) yang diberikan oleh KOICA kepada delegasi regional ICRC untuk Indonesia dan Timor-Leste, pada hari Rabu (7/10/2020).

Dana tersebut diharapkan dapat membantu ICRC memperluas dukungan material dan teknis ke 67 lapas/rutan di enam provinsi, sehingga dapat memberikan manfaat bagi lebih dari 57.600 warga binaan.

“Pasca merebaknya COVID-19, masyarakat Korea telah membantu masyarakat Indonesia melalui KOICA sejak April.

"Ketika kami mengetahui pekerjaan khusus dan bermakna ICRC yang mungkin sulit dilakukan oleh organisasi lain, kami di KOICA memutuskan untuk memberikan dukungan kami kepada mereka,” ujar Hoejin Jeong, Direktur KOICA untuk Indonesia.

ICRC bekerja sama dengan otoritas penjara untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di tempat-tempat penahanan tidak hanya di Indonesia.

“Atas nama masyarakat Korea, kami sangat senang menawarkan dukungan untuk membantu memitigasi penyebaran COVID-19 di Lapas dan Rutan, melalui kerjasama erat dengan ICRC," sambungnya.

Alexandre mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya atas pendanaan KOICA yang baru pertama kali diterima ICRC di seluruh dunia.

"Dukungan KOICA memberi ruang kepada kami untuk membantu lebih banyak penjara dengan memperluas pendistribusian bantuan dan penyediaan dukungan teknis kepada otoritas penjara," sambungnya.

Dalam merespon pandemi, delegasi ICRC di Jakarta sebelumnya telah mendistribusikan paket kebersihan ke 73 Lapas/Rutan di tujuh provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, Jawa Timur, Bali dan Sulawesi Selatan serta beberapa pesantren. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi