Jalankan Prokes, TPQ Alhidayah Gatsu Gunakan 2 Metode Khusus untuk Mengaji

Kamis, 01 Oktober 2020 : 20.26
Penggunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak, tiga hal pokok penting yang harus ditaati masyarakat untuk tetap bisa melakukan kegiatan harian seperti di Musala Alhidayah Denpasar/foto:Kabarnusa

Denpasar - Memasuki era baru pandemi Covid-19 masyarakat mau tidak mau harus bisa membiasakan diri dengan protokol kesehatan seperti halnya di dunia pendidikan keagamaan.

Penggunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak, tiga hal pokok penting yang harus ditaati masyarakat untuk tetap bisa melakukan kegiatan harian. Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Mushola Alhidayah Gatsu, Denpasar, Bali adalah contohnya.

Musholla yang luasnya sekira 200 m2 Ini biasanya dipadati kegiatan mengaji oleh anak-anak, kini suasana berbeda dari hari biasanya. Dalam menjalankan anjuran pemerintah maka di tempat ibadah itu juga diberlakukan jaga jarak atau social distancing.

Langkah yang dilaksanakan TPQ ini menuntut mereka untuk terbiasa dengan suasana yang sedikit lebih sepi dari biasanya.

Pengajar TPQ Alhidayah Ustadz Alan  mengungkapkan, pemakaian dua metode khusus merupakan strategi yang tepat untuk tetap bisa melaksanakan pendidikan agama Islam di tengah pandemi COVID-19 ini.

Yang pertama, mengaji via online melalui aplikasi whatsapp WA (video call). Hal ini untuk mencegah kepadatan santri yang biasanya terjadi sebelum pandemi. Yang kedua, mengaji dengan tatap muka.

Hal ini dibatasi untuk 15 santri tiap hari dan dilakukan secara bergantian sesuai jadwal pelaksanaan.

"Hari ini tatap muka, hari berikutnya via video call, berikutnya lagi kembali bertatap muka dan seterusnya. Sehingga mengaji dilakukan secara bergantian dengan video call dan tatap muka dengan protokol kesehatannya," ungkap Alan ditemui, Kamis (1/10/2020).

Dijelaskan, beberapa hari yang lalu pihaknya dikunjungi perwakilan dari Polda Bali guna pemeriksa kegiatan. Petugas melakukan pengawasan, mengontrol jalannya kegiatan TPQ ini sesuai protokol kesehatan.

"Ahamdulillah kini kami sudah diberi izin untuk tetap melanjutkan mengaji bersama santri”, kata Alan.

Penyediaan tempat cuci tangan yang dilengkapi sabun, jaga jarak dalam proses pengajaran dan penggunaan masker kini telah menjadi kebiasaan Taman Pendidikan Alquran Alhidayah Gatsu Denpasar selama pandemi Covid19. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi